nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Ada Perlambatan Ekonomi Global, Menko Darmin: Tidak Akan Berpengaruh ke RI

Senin 11 Maret 2019 14:24 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2019 03 11 20 2028420 ada-perlambatan-ekonomi-global-menko-darmin-tidak-akan-berpengaruh-ke-ri-aRPJzKAk5w.jpg Menko bidang Perekonomian Darmin Nasution (Foto: Okezone)

JAKARTA - Organisasi untuk Kerja Sama Ekonomi & Pembangunan (OECD) memangkas proyeksi pertumbuhan ekonomi global pada 2019 dan 2020, menyusul penurunan proyeksi sebelumnya pada November. OECD memperkirakan dalam laporan sementaranya bahwa ekonomi dunia akan tumbuh 3,3% pada 2019 dan 3,4% pada 2020.

Meski demikian, pemerintah tetap yakin bahwa proyeksi tersebut tidak akan berdampak cukup signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi nasional.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution optimistis pertumbuhan ekonomi nasional tahun ini masih mampu menembus angka 5,3%. Hal ini dikarenakan program-program pembangunan yang mendorong pertumbuhan sedang dalam proses.

Baca Juga: Gubernur BI: Ekonomi RI Tahan dari Gelombang Krisis Tahun Lalu

"Ekonomi kita kan pertumbuhannya itu masih sangat dipengaruhi oleh perkembangan proyek-proyek infrastruktur yang sudah dimulai, yang akan jalan saja terus. Beda dengan kalau belum ada investasinya, boleh jadi akan terpengaruh," tutur Darmin di Jakarta, Senin (11/3/2019).

Seperti diketahui, saat ini pemerintah tengah mengebut penyelesaian pembangunan infrastruktur. Hal ini dilakukan mengingat masa kerja Presiden Joko Widodo yang sudah memasuki tahun terakhir kepemimpinannya.

Selain investasi, Darmin juga yakin konsumsi masyarakat masih akan menjadi pendorong utama pertumbuhan ekonomi. Pasalnya, angka konsumsi masyarakat terus tumbuh setiap tahunnya.

"Sebetulnya terutama konsumsi masyarakat dan investasi (pendorong investasi)," katanya.

Darmin Nasution

Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat, angka konsumsi masyarakat pada 2018 masih tumbuh positif, 5,05%. Bahkan, tahun ini pemerintah memproyeksikan angka konsumsi rumah tangga masih mampu tumbuh di atas 5%.

Bank Indonesia (BI) sebelumnya optimistis pertumbuhan ekonomi nasional bisa naik 6% dalam kurun waktu lima tahun ke depan. Hal itu bisa diwujudkan asal ada keberlanjutan kebijakan ekonomi.

Gubernur BI Perry Warjiyo menyebut, pertumbuhan ekonomi RI saat ini yang stagnan di kisaran 5% tidak terlepas dari pengaruh negatif ekonomi global. Namun, dengan kebijakan ekonomi yang berkelanjutan, dia yakin laju pertumbuhan akan meningkat.

"Optimis pertumbuhan tinggi, rupiah stabil, inflasi rendah, dan pembiayaan ekonomi angkanya seperti ini, di bawah ini stres test risiko. Ke depan, insyaallah 5 tahun ke depan sepanjang ada keberlanjutan ini bisa ke arah 6%, ya 4-5 tahun ke depan," kata Perry.

(iNews)

(kmj)

GRATIS! Uji kesiapanmu menghadapi SBMPTN 2019 di Tryout SBMPTN Online 2019. Daftar dan login DI SINI

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini