nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Pengusaha Mebel RI Berambisi "Jajah" China

Giri Hartomo, Jurnalis · Senin 11 Maret 2019 14:56 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2019 03 11 320 2028436 pengusaha-mebel-ri-berambisi-jajah-china-BBCu9gP5f4.jpg Foto: Okezone

JAKARTA - Himpunan Industri Mebel dan Kerajinan Indonesia (HIMKI) berencana menarik pasar China sebagai mitra untuk memasarkan produk mebel dalam negeri. Hal tersebut dikarenakan China sebagai mitra bagus di industri mebel dunia.

Ketua Umum Himpunan Industri Mebel dan Kerajinan Indonesia (HIMKI) Soenoto mengatakan, bukti dikdaya China sebagai industri mebel dengan capaian ekspornya yang menyentuh angka USD75 miliar atau setara Rp1.071 triliun (mengacu kurs Rp14.000 per USD). Capaian tersebut mengantarkan China menjadi negara nomor satu dunia dengan ekspor mebel terbesar.

"China itu jangan kita musuhi. China kita lawan enggak mungkin, kita saingi juga tidak mungkin. Yang benar berpartner," ujarnya saat ditemui di JIExpo Kemayoran Jakarta (11/3/2019).

Baca Juga: Ekspor Mebel Ditargetkan Tembus USD5 Miliar pada 2024

Menurutnya, lewat kerjasama dengan China, kesempatan Indonesia untuk meningkatkan ekspor furnitur ke luar negeri dapat lebih besar. Apalagi, produk Indonesia memiliki keunikan dan daya tarik di pasar internasional.

Salah satu keunggulan Indonesia dibandingkan negara lain yakni hampir 85% produksi rotan dunia dihasilkan di dalam negeri. Meski demikian, Indonesia tak bisa hanya mengandalkan ekspor rotan mentah.

Rotan yang dimaksud harus bisa diolah kembali menjadi produk jadu. Seperti misalnya rotan diolah menjadi barang produksi siap pakai seperti meja dan kayu untuk meningkatkan nilai tambahnya.

"Indonesia bisa bertengger di kancah internasional itu melalui rotan. Karena kalau kayu, setiap negara bisa unggul. Tapi kalau rotan hanya kita yang punya," ucapnya.

Baca Juga: China Jadi Raja Mebel Dunia, Ini Rahasia Kesuksesannya

Menurut Soenoto, kesuksesan China sebagai raja ekspor mebel dunia juga dikarenakan negeri tirai bambu itu pintar dalam menciptakan nilai tambah pada produk ekspornya. Disamping memang para pengusaha China ini pintar mencari pasar ekspornya.

Soenoto juga menambahkan jika China pintar mencari keunikan dari produknya. Beberapa produk mebel asal negeri tirai bambu ini biasanya memanfaatkan kearifan lokal dalam membuat produknya.

(fbn)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini