nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Kepala BKPM Pede Pertumbuhan Investasi Bisa Double Digit Tahun Ini

Selasa 12 Maret 2019 14:53 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2019 03 12 320 2028897 kepala-bkpm-pede-pertumbuhan-investasi-bisa-double-digit-tahun-ini-jVa7QUZ3UW.jpg Foto Investasi (Ilustrasi: Okezone)

TANGERANG - Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) optimistis pertumbuhan investasi bisa mencapai dua digit pada 2019 setelah melambat pada 2018.

Kepala BKPM Thomas Lembong dalam Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Investasi 2019 di ICE BSD, Tangerang Selatan, Banten, Selasa, mengatakan bahwa keyakinan itu didasari oleh tanda pemulihan yang semakin kuat sejak akhir 2018.

"Menjelang akhir tahun lalu ada tanda 'recovery' (pemulihan). Pada awal tahun ini 'recovery' semakin kencang. Tahun ini kami pede, pertumbuhan investasi bisa double digit," tuturnya, dikutip dari Antaranews, Selasa (12/3/2019).

Baca Juga: Investasi dan Ekspor RI Tidak Boleh Kalah dari Kamboja dan Laos

Dari data BKPM, realisasi investasi untuk periode 2018 mencapai Rp721,3 triliun, meningkat hanya 4,1% dibandingkan 2017 sebesar Rp678,8 triliun. Pertumbuhan investasi menurun dari periode sebelumnya di mana realisasi investasi sepanjang 2017 mencapai Rp692,8 triliun yang tumbuh 11,5% dibandingkan realisasi investasi pada 2015 sebesar Rp612,8 triliun.

Thomas mengakui 2018 merupakan tahun yang berat dilalui Indonesia. Ia bahkan menyebut investasi asing untuk pertama kalinya dalam empat tahun terakhir mengalami penurunan tahun ini.

"Tahun lalu penanaman modal asing (PMA) turun 8,8% biasanya double digit. Kalau pakai formula FDI (Foreign Direct Investment) lebih parah lagi, minus 30% dibanding tahun sebelumnya," katanya.

Baca Juga: Kepala BKPM: Investasi Ekonomi Digital ke Indonesia Masih Kencang

Meski sulit, kondisi serupa, lanjut mantan Menteri Perdagangan itu, juga dialami seluruh dunia. Hal itu berdasarkan data PBB di mana FDI tercatat turun 20%.

Tahun ini BKPM menargetkan realisasi investasi mencapai Rp792,3 triliun naik dari capaian realisasi investasi sepanjang 2018 sebesar Rp721,3 triliun. Kondisi positif pasca Pemilu diyakini dapat menggenjot realisasi investasi yang sebelum Pemilu masih dibayangi "wait and see".

(fbn)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini