Oleh karena itu lanjut Jokowi, pemerintah akan melakukan percepatan sertifikasi tenaga konstruksi. Bahkan, pemerintah juga merencanakan untuk memberikan pelatihan ke luar negeri kepada tenaga konstruksi lokal.
Proses sertifikasi sendiri nantinya tidak hanya dilakukan oleh pemerintah. Pihak swasta dan juga Badan Usaha Milik Negara (BUMN) dituntut untuk membantu proses sertifikasi.
"Akan kita mulai depan tahun ini dan tahun depan akan besar-besaran. Baik dari BUMN maupun swasta. Ada yang di dalam negeri ada yang kita kirim keluar. Mungkin di antara saudara-saudara ada yang kita kirim," jelasnya.
(Feby Novalius)