nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Rasa Bahagia Fauzan Dapat Pekerjaan Langsung dari Presiden Jokowi

Giri Hartomo, Jurnalis · Selasa 12 Maret 2019 19:37 WIB
https: img.okeinfo.net content 2019 03 12 470 2029055 rasa-bahagia-fauzan-dapat-pekerjaan-langsung-dari-presiden-jokowi-E7lkB3SR8f.jpg Foto: Fauzan Penerima Pekerjaan Langsung dari Presiden

JAKARTA - Presiden Joko Widodo memberikan hadiah kepada salah satu mahasiswa Institute Teknologi Nasional (Itenas) Bandung bernama Fauzan Putra. Bukan sepeda, kali ini Jokowi memberikan hadiah berupa pekerjaan kepada mahasiswa tersebut.

Okezone pun langsung menghampiri pria asal Bandung yang mendapatkan hadiah mengejutkan dari Presiden Joko Widodo. Dengan mata berkaca-kaca, dirinya tidak menyangka akan mendapatkan hadiah langsung dari Presiden Jokowi.

"Saya enggak mimpi apapun tadi malam," ujarnya saat dijumpai di Istora Senayan, Jakarta, Selasa (12/3/2019).

Baca Juga: Punya Sertifikat Konstruksi Dapat 1,5 Kali Gaji Lebih Besar

Bahkan dirinya pun tidak berpikir bisa mendapatkan pekerjaan secepat ini. Pasalnya, dirinya baru saja diwisuda pada Sabtu 9 Maret 2019 lalu sebagai Sarjana Teknik.

Fauzan mengaku akan memberitahu orangtua di Bandung terkait rezeki yang ia dapatkan ini. Termasuk juga memberitahu pihak kampus jika dirinya ditawari pekerjaan oleh Presiden Joko Widodo.

"Ini luar biasa. Saya bakal pulang ke Bandung, saya akan temui orangtua untuk pertama. Dan saya terima kasih banget sama Allah," katanya.

Dirinya mengaku sangat antusias terkait tawaran kerja yang diberikan langsung oleh Presiden Jokowi tersebut. Bahkan dirinya mengaku siap bekerja maksimal meskipun harus ditempatkan di pelosok Indonesia sekalipun.

"Saya tidak kepikiran mau ditempatkan di mana. Tapi Insya Allah kalau ditempatkan di mana pun saya harus bisa," ujarnya.

Baca Juga: Bagikan 16.000 Sertifikat, Menteri PUPR: Presiden Jokowi Ingin Tenaga Konstruksi Premium

Sejauh ini, dia mengaku, telah dimintai nomor telepon oleh seorang pegawai Kementerian PUPR agar dapat dengan mudah dikonfirmasi di kemudian hari.

Apalagi, dengan latar belakan seorang planolog, ia mengaku, memiliki keahlian di bidang perencanaan wilayah terutama dalam hal kebijakan.

"Seperti contohnya Perhutani. Perhutani punya peraturan, kota punya peraturan, di mana seharusnya wilayah-wilayah yang tidak bisa dipakai itu dipakai," ujarnya.

Bahkan dirinya pun terang-terangan memberikan contoh kelemahan dalam penataan tata kota di Indonesia. Menurut Fauzan, ada pada banyaknya tumpang tindih peraturan antara pusat dan daerah.

"Contoh di daerah saya itu di kawasan Bandung Utara, masalahnya di mana? Banyak bangunan yang didirikan di sana tidak sesuai peraturan yang ada," jelasnya.

Sebagai informasi, pemberian hadiah berupa kerjaan oleh Presiden Jokowi kepada mahasiswa Itenas sendiri dilakukan dalam acara pemberian sertifikat tenaga konstruksi siang ini. Ketika itu, Jokowi memanggil tiga penerima sertifikat tenaga konstruksi.

Saat itu, Jokowi menanyakan kepada Fauzan mengenai keahliannya. Fauzan sendiri menerima sertifikat keahlian Perencanaan Tata Kota dan Tata Wilayah.

"Kamu beriman sertfikat apa ?" Tanya Jokowi

"Perencanaan tata kota pak," jawab Fauzan.

"Itu tugasnya ngapain?" Tanya Jokowi lagi

"Kita merencanakan sebuah wilayah dan sebuah kota dari sosialnya ekonominya," jawab Fauzan.

"Jadi kalau ada Kabupaten baru saya suruh gambar bisa ?," tanya Jokowi lagi.

"Bisa pak Insya Allah," jawab Fauzan

Kemudian Jokowi menanyakan mengenai lulusan mana Fauzan ini dan pekerjaannya sekarang. Dikarenakan jawabnya adalah Fresgraduate maka Jokowi memberikan pekerjaan kepada Fauzan.

"Kerja di mana ?," tanya Jokowi

"Bisa ini bisik-bisik ke Menteri PU. Diterima," kata Jokowi.

Sementara itu, ditemui usai acara, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono mengatakan, pihaknya akan mencari pekerjaan yang cocok untuk Fauzan. Namun dirinya tidak bisa memastikan jika Fauzan bisa diterima sebagai Pegawai Negeri Sipil (PNS) karena harus melalui proses.

"Jadi PNS harus kita tes secara nasional. Mungkin bisa kita tarik ke magang atau BUMN," ucapnya.

1 / 2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini