nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Menhub Buka-bukaan Capaian Kinerja Perhubungan, Sektor Kereta Api Jadi Catatan

Taufik Fajar, Jurnalis · Rabu 13 Maret 2019 14:39 WIB
https: img.okeinfo.net content 2019 03 13 320 2029383 menhub-buka-bukaan-capaian-kinerja-perhubungan-sektor-kereta-api-jadi-catatan-gn1WG9chum.jpg Foto: Menhub Wawancara Khusus dengan Okezone

JAKARTA - Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi memberikan penjelasan terkait capaian kerja empat tahun terakhir selama pemerintahan Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan Wakil Presiden Jusuf Kalla di sektor perhubungan.

"Untuk Perhubungan baik di udara, laut dan udara bisa diselesaikan dengan baik. Namun di sektor kereta api belum bisa diselesaikan. Tapi secara menyeluruh sudah baik," ujarnya saat berbincang dengan Okezone, Rabu (13/3/2019).

 Baca Juga: Tiket Pesawat Mahal, Menhub Budi: Kami Lakukan Inovasi

Budi menjelaskan, untuk kereta api ini memang pekerjaannya belum tuntas. Seperti pembangunan rel-rel kereta api di seluruh Indonesia. Contohnya di Kalimantan.

"Di sektor kereta api memang belum maksimal capaian kinerjanya selama empat tahun terakhir ini," katanya.

Sebelumnya, Kementerian Perhubungan memastikan rencana pembangunan jalur kereta api dalam Rencana Strategis (Renstra) 5 tahun tidak akan tercapai. Sebagai gantinya, Kementerian Perhubungan memutuskan untuk memangkas target pembangunan kereta api tersebut.

 Baca Juga: Menhub Budi Beberkan Kesiapan Sektor Transportasi Sambut Revolusi Industri 4.0

Tercatat ada 23 proyek yang akan dibangun oleh pemerintah dengan panjang sekitar 3.258 kilometer. Dengan adanya pemangkasan, maka pembangunan kereta pun menjadi 16 proyek saja dengan panjang 1.349,88 km saja.

Direktur Jenderal Perekeretapian Kementerian Perhubungan Zulfikri mengatakan, keputusan pembangkasan tersebut dilakukan setelah dilakukan review kinerja selama tiga tahun. Setelah melalui proses review tersebut akhirnya pihaknya sepakat untuk memangkas tujuh proyek pembangunan kereta api.

"Kita review secara realistis kita rencanakan 2015-2019 akan terbangun sebanyak 50% kira-kira 1.349,88 km," ujarnya..

(dni)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini