nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Sri Mulyani: Upah Pekerja Wanita Masih 32% Lebih Rendah dari Pria

Yohana Artha Uly, Jurnalis · Rabu 13 Maret 2019 16:50 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2019 03 13 320 2029492 sri-mulyani-upah-pekerja-wanita-masih-32-lebih-rendah-dari-pria-xgeB0l8qIk.jpg Foto: Yohana Okezone

JAKARTA - Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menyatakan, ketimpangan gender masih terjadi dalam hal besaran pendapatan yang diterima antara karyawan perempuan dan laki-laki. Kata dia, secara umum upah karyawan perempuan lebih rendah 32% dari laki-laki.

Hal itu diungkapkannya saat menjadi pembicara dalam acara Ring the Bell for Gender Equality" atau "Membunyikan Bel untuk Kesetaraan Gender" dalam rangka merayakan Hari Perempuan Internasional. Dirinya menyoroti soal pentingnya kesetaraan gender di tempat kerja, tempat kegiatan usaha, dan komunitas.

"Jika Anda lihat, ketimpangan gender tidak hanya pada tingkat partisipasi tapi juga pada besaran gaji. Perempuan menerima gaji 32% lebih rendah ketimbang laki-laki. Jadi itu artinya perempuan digaji lebih sedikit. Untungnya kalau di jajaran menteri, gaji kami sama,” ujar Sri Mulyani di Main Hall BEI, Jakarta, Jakarta, Rabu (13/3/2019).

 Baca Juga: Beri Penghargaan ke Wajib Pajak Kaya, Sri Mulyani: Uang Anda untuk Bangun Indonesia

Menurutnya, secara umum gaji yang lebih rendah tersebut karena adanya anggapan perempuan kurang berkontribusi di tempat mereka bekerja. Padahal, beberapa penelitian menunjukkan bahwa kesetaraan gender dan pemberdayaan perempuan merupakan penggerak yang kuat dalam meningkatkan pertumbuhan ekonomi.

Dia menyatakan, saat ini perempuan di seluruh dunia masih menghadapi berbagai tantangan yang membatasi perempuan dalam mendapatkan kesempatan pekerjaan dan pendapatan yang setara, serta kesempatan dalam kegiatan kepemimpinan. Tantangan itu yakni norma sosial yang negatif memandang perempuan, kekerasan, diskriminasi, serta beban yang tidak proporsional dari pekerjaan rumah tangga yang tidak dibayar.

 Baca Juga: Sri Mulyani Ungkap 3 Faktor Utama yang Bikin Negara Maju dan Sukses

Oleh sebab itu, Sri Mulyani menekankan, isu kesetaraan gender menjadi pekerjaan rumah yang penting untuk segera diselesaikan oleh semua pihak, baik pemerintah, swasta, hingga masyarakat.

“Jika kita dapat menyediakan lebih banyak kegiatan atau kesempatan bagi perempuan untuk memainkan peran mereka dalam ekonomi, dalam pekerjaan, dalam kegiatan ekonomi, maka nilai perempuan akan sangat luar biasa,” kata dia.

(dni)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini