nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

PLTU Paiton Mampu Bertahan 25 Tahun, Apa Rahasianya?

Dani Jumadil Akhir, Jurnalis · Jum'at 22 Maret 2019 20:11 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2019 03 22 320 2033753 pltu-paiton-mampu-bertahan-25-tahun-apa-rahasianya-V2r6x384KR.jpg Foto: Pembangkitan Jawa Bali

PROBOLINGGO - Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) unit 1 dan 2 akan memasuki usia seperempat abad atau 25 tahun pada 23 Maret 2029. Pembangkit yang menggunakan batu bara sebagai sumber listrik ini bisa dikatakan sudah tua, namun masih diandalkan untuk sistem kelistrikan Jawa-Bali.

PLTU Paiton unit 1-2 berkapasitas 2x400 megawatt (mw) dikelola Pembangkitan Jawa-Bali (PJB) Unit Pembangkitan Paiton, anak usaha PT PLN (Persero).

Lalu apa obat 'kuat' PLTU Paiton unit 1-2 ini masih bisa bertahan hingga 25 tahun?

General Manager PJB UP Paiton unit 1-2 Mustofa Abdillah mengatakan, bertahannya PLTU Paiton hingga berusia 25 tahun karena inovasi yang telah dilakukan. Inovasi ini berhasil menjadikan salah satu pembangkit dengan status gangguan terendah di Indonesia.

Baca Juga: Mengintip PLTU Paiton Unit 1 dan 2 yang Berusia Seperempat Abad

Mempertahankan tingkat gangguan terendah, lanjut Mustofa, antara lain melakukan tindakan preventif seperti pemeliharaan peralatan secara berkelanjutan termasuk ketersediaan suku cadang, melakukan pemantauan proses secara terus menerus, dan pemantauan sistem lingkungan antara lain tetap menjaga kebersihan air laut.

"Pada usia yang 25 tahun ini, kami tetap berhasil menjadi salah satu pembangkit dengan tingkat gangguan terendah di Indonesia," kata Mustofa di Kantor PJB UP Paiton di Probolinggo, Jawa Timur, Jumat (22/3/2019).

Pada 2018, PJB Paiton 1-2 mencatat tingkat gangguan sebesar 1,33% dalam setahun atau hanya tujuh hari. Menurut dia, prestasi itu merupakan hasil kerja seluruh karyawan PJB Paiton.

Selain PJB, Kompleks PLTU Paiton juga terdapat pembangkit Unit 3 milik PT Paiton Energi Company (PEC) 1x800 mw, Unit 5-6 PT Jawa Power 2x610 mw, Unit 7-8 PEC 2x610 mw, dan Unit 9 PLN 1x660 mw.

Baca Juga: Mengintip Pembangkit Listrik 'Tidur' di Pasuruan yang Siap Berikan Setrum

Total kapasitas daya pembangkit di Kompleks PLTU Paiton mencapai 4.600 mw dengan luas lahan 400 ha yang berada di Kabupaten Probolinggo dan Kabupaten Situbondo. PLTU Paiton menjadi kompleks pembangkit terbesar di Asia Tenggara.

"Dengan beban puncak saat ini di sistem interkoneksi Jawa-Bali mencapai 27.000 MW, maka Paiton memasok hampir 20% nya," katanya.

Dengan langkah-langkah tersebut, PJB Paiton memperoleh Proper Emas dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan dua tahun berturut-turut, mulai 2017 dan 2018. Kategori Emas merupakan peringkat tertinggi bagi perusahaan dalam pengelolaan lingkungannya.

"Pada 2019 ini, kami bertekad memperoleh Proper Emas lagi. Kami ingin mencetak hattrick atau ketiga kalinya berturut-turut," katanya.

Sejumlah program unggulan PJB Paiton memperoleh Proper Emas adalah pemberdayaan bagi nelayan dan petani, selain tentu menjaga lingkungan.

(fbn)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini