"Dari pemerintah stimulus fiskal untuk bansos tinggi dapat mendorong pertumbuhan ekonomi dan daya beli masyarakat untuk konsumsi rumah tangga akan relatif tinggi di triwulan satu," katanya.
Baca Juga: Sri Mulyani Beberkan Tantangan RI Naik Kelas Jadi Negara Berpenghasilan Menengah Atas
Untuk motor pertumbuhan ekonomi lainnya, yakni investasi, BI menilai kondisi masih lambat seperti pada pola di tahun-tahun sebelumnya. "Tapi akan meningkat di triwulan berikutnya. Investasi akan tinggi. Pertumbuhan ekonomi yang 5,2% di kuartal satu didukung kuatnya konsumsi rumah tangga maupun pemerintah dan relatif baik dan meskipun pertumbuhan investasi lebih rendah dibandingkan triwulan satu," ujarnya.
(rina anggraeni/ sindonews.com)
(Rani Hardjanti)