Menurut Basuki, ada beberapa hal yang menyebabkan pembahasan mengenai tarif tol ini berjalan lama. Salah satunya adalah karena banyaknya Badan Usaha Jalan Tol (BUJT) yang mengoperasikan jalan Tol Trans Jawa.
"Banyak BUJT-nya pembangunan tidak dalam satu tahun yang sama jadi misal Jakarta-Cikampek (Japek) per kilometernya Rp200, Cikopo Palimanan (Cipali) Rp700 per km. Yang baru Rp1.500 per km kemudian yang Rp1100. Ini yang harus dihitung. Investasi berbeda beda sehingga hitungan per km berbeda," jelasnya.
Baca Juga: Perpanjangan Diskon Tarif Tol Trans Jawa Tunggu Laporan Jasa Marga
Namun Basuki memberikan sedikit bocoran terkait pengenaan tarif Tol Trans Jawa tersebut. Nantinya, pemerintah membuka peluang untuk menggunakan subsidi silang.
"Lagi dibicarakan (akan ada subsidi silang)," ucapnya.
(Feby Novalius)
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.