Lawan Uni Eropa, Auditor Sertifikasi Kelapa Sawit Disiapkan

Koran SINDO, Jurnalis · Selasa 26 Maret 2019 11:10 WIB
https: img.okezone.com content 2019 03 26 320 2035028 lawan-uni-eropa-auditor-sertifikasi-kelapa-sawit-disiapkan-qwrpe1eRPw.jpg Ilustrasi: Foto Antara

JAKARTA – Asosiasi Petani Kelapa Sawit Indonesia (Apkasindo) ke depan akan menyiapkan sumber daya manusia (SDM) auditor Indonesia Sustainable Palm Oil (ISPO).

Ketua DPP Apkasindo Hasil Musyawarah Luar Biasa (Munaslub) Gulat Manurung di Parapat, Sumatera Utara, mengatakan, auditor ISPO tersebut sangat penting untuk mendampingi petani sawit menuju perkebunan sawit berkelanjutan.

“Untuk itu, kami akan menginisiasi peningkatan SDM semua ketua DPW/ DPD dan pengurus Apkasindo untuk mengikuti pelatihan menjadi auditor ISPO,” katanya dalam keterangan tertulis yang diterima di Jakarta.

 Baca Juga: Cara RI Lawan Diskriminasi Kelapa Sawit Uni Eropa

Selain menyiapkan SDM auditor ISPO, ujar Gulat Manurung, pihaknya segera menyusun langkah strategis untuk mengadvokasi para petani kelapa sawit terkait harga tandan buah segar (TBS) dan persoalan lahan petani yang terjebak di dalam kawasan hutan.

Sebelumnya, Ketua Dewan Pembina DPP Apkasindo Bayu Krisnamurthi berpesan pada semua elemen yang ada di Apkasindo untuk terus memperkuat organisasi tersebut lewat kekompakan yang selalu terjaga sebagai ciri khas Apkasindo sejak berdiri tahun 2000.

“Sebab kata kunci dari kemajuan sebuah organisasi adalah kompak. Makanya, saya katakan, siapa pun nanti yang men dapat mandat untuk memimpin DPP Apkasindo segera laku kan konsolidasi, rangkul semua,” ujar Bayu saat memberikan arahan pada saat pembukaan Munaslub Apkasindo.

 Baca Juga: Diskriminasi Kelapa Sawit RI untuk Tekan Defisit Neraca Dagang Uni Eropa?

Bayu menjelaskan, tidak mudah menjadi Ketua Umum Apkasindo karena tugas berat sudah di depan mata, maka satukan kekuatan dan semangat untuk kesejahteraan petani sawit. Apalagi Pemerintah Indonesia sangat membutuhkan Apkasindo untuk bersama-sama dengan organisasi kelapa sawit lainnya melawan RED II Eropa yang baru-baru ini diembuskan oleh Uni Eropa. (Sudarsono)

(dni)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini