nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Akhir Maret Presiden Jokowi Resmikan Jembatan Holtekamp?

Giri Hartomo, Jurnalis · Kamis 28 Maret 2019 16:47 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2019 03 28 470 2036217 akhir-maret-presiden-jokowi-resmikan-jembatan-holtekamp-xBPKjUp0g3.jpg Foto: Jembatan Holtekamp Papua

JAKARTA - Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono mengatakan Presiden Jokowi rencananya akan meninjau Jembatan Holtekamp di Jayapura, Papua.

pada Selasa pekan depan. Namun belum diketahui apakah kunjungan tersebut sekaligus untuk meresmikan jembatan atau hanya sebatas kunjungan kerja.

"Kan beliau (Jokowi) Senin atau Selasa ke sana. Tapi saya Minggu duluan," ujarnya saat ditemui di Hotel Bidakara, Jakarta, Kamis (28/3/2019).

Baca Juga: JPO Sudirman Jadi Ikon Baru Jakarta

Sebelum dikunjungi Presiden Jokowi, dirinya akan melakukan peninjauan terlebih dahulu. Dirinya ingin memastikan jika jembatan itu sudah benar-benar rampung sepenuhnya.

"Nanti Minggu (31 Maret) saya mau ke sana. Saya mau ngecek dulu," ucapnya.

Menurut Basuki, pengecekan sendiri untuk mengetahui apakah jembatan ini sudah benar-benar bisa dilalui kendaraan. Mengingat jalan akses sekitar jembatan pada beberapa waktu lalu sedang dalam pengerjaan.

"Biasanya jalan pendekatnya yang APBD yang katanya masih belum. Tapi sudah jalan. Kalau yang jembatannya sudah selesai, sudah bisa dilewati," jelasnya.

Sebagai informasi, Jembatan Holtekamp yang memiliki panjang 1.328 meter, yang terdiri dari panjang jembatan utama 433 meter, jembatan pendekat sepanjang 895 meter. Selain dibangun 400 meter jalan akses ke jembatan pendekat arah Hamadi dan 7.410 meter arah Holtekamp.

Baca Juga: Jembatan Holtekamp, Karya Anak Bangsa yang Jadi Ikon Jayapura

Jembatan ini juga terdiri dari dua bentang utama dengan pelengkung baja. Masing-masing panjang bentang utama 150 meter, tinggi 20 meter dan berat 2.000 ton. Dibuat secara utuh di PT. PAL Indonesia di Surabaya dan pengiriman bentang utama pertama dilakukan pada 3 Desember 2017 dilepas oleh Menteri Basuki dan tiba tanggal 21 Desember 2017 Sedangkan bentang kedua dikirim tanggal 17 Desember 2017 dan tiba tanggal 2 Januari 2018

Kedua bentang dikirim dengan menggunakan kapal dan menempuh perjalanan sejauh 3.200 km. Tantangan utama dalam lifting kedua bentang, selain beban adalah kondisi cuaca, arus air, dan angin.

Pembangunan jembatan dibiayai oleh APBN melalui Kementerian PU dan Perumahan Rakyat, sementara Pemerintah Provinsi Papua mendanai pembangunan jalan pendekat dari arah Holtekamp, dan Pemerintah Kota Jayapura membangun jalan pendekat dari arah Hamadi. Ditargetkan keseluruhan jembatan dan jalan pendekat rampung pada akhir tahun 2018 yang akan datang.

Biaya pembangunan bentang utama jembatan adalah sebesar Rp943 miliar yang dikerjakan oleh konsorsium kontraktor PT PP sebagai pimpinan, PT Hutama Karya dan PT Nindya Karya.

Dalam rangka memenuhi spesifikasi mutu jembatan, material pembangunan jembatan ini sebagian didatangkan dari Bitung seperti batu pecah. Hal ini dikarenakan untuk mendapatkan mutu beton K500 yang membutuhkan keausan (tingkat kehancurannya) tidak boleh lebih dari 20%

(fbn)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini