
"Jumlah investor milenial Indonesia semakin bertambah. Apalagi mahasiswa dapat berinvestasi saham dan membuka rekening efek dengan modal yang minimum, sehingga ini memicu anak-anak milenial mulai menggemari menabung saham," terang Andri, Sabtu (30/3/2019)
Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia (BEI), jumlah investor ritel berusia 18 hingga 25 tahun sudah mencapai lebih dari 149.000 investor per Desember 2018, atau tumbuh 116% dibandingkan tahun sebelumnya. Untuk itu, sosialisasi kepada kelompok milenial tersebut terus digencarkan di berbagai kesempatan

Dikatakan Andri, berbagai keuntungan bisa diraih jika menabung investasi menggunakan saham pasar modal. Di antaranya adalah, dengan berinvestasi masyarakat berarti sedang mengoptimalkan keuangannya untuk masa yang akan datang.