nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Indonesia Berniat Tingkatkan Ekspor Kopi ke Argentina

Giri Hartomo, Jurnalis · Sabtu 30 Maret 2019 21:43 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2019 03 30 320 2037173 indonesia-berniat-tingkatkan-ekspor-kopi-ke-argentina-H1wCPCJyqJ.jpeg Dokumentas: KBRI Buenos Aires

JAKARTA - Kopi asal Indonesia berhasil memikat para penggemar kopi asal Argentin dalam acara pembukaan “Semana de Café de Especialidad” atau pekan specialty coffee Indonesia di Auditorium Hotel Melia Buenos Aires, Argentina. Acara pembukaan diisi dengan kegiatan coffee cupping dan coffee tasting beragam jenis kopi Indonesia.

Terdapat 4 (empat) jenis kopi yang suguhkan untuk coffee cupping, yaitu: Aceh Gayo, Papandayan Yellow Bourbon, Toraja Sapan, dan Tolu Batak. Sedangkan untuk coffee tasting undangan disuguhkan dengan lebih dari 15 jenis kopi dari seluruh nusantara.

Acara coffee cupping dan coffee tasting yang bekerjasama dengan kedai kopi Lattente, tidak hanya menarik minat para penggiat usaha kopi, namun juga jurnalis dan penggiat media sosial gastronomí Argentina.

Dubes RI Buenos Aires, Niniek Kun Naryatie mengatakan, kopi Indonesia memiliki rasa yang unik, ada beberapa yang memiliki rasa buah - sweet aftertaste dan beberapa memiliki rasa cocoa yang kuat, saya berharap kopi seperti ini dapat dinikmati oleh masyarakat Argentina secara luas, demikian disampaikan salah satu influencer gastronomi yang hadir.

“Kopi Indonesia sangat banyak jenis nya dan tersebar di seluruh nusantara, semuanya memiliki ciri khas dan memiliki nilai (grade) yang tinggi, ini yang harus kita promosikan kepada masyarakat di Amerika Latin," ujarnya melalui keterangan tertulis, Sabtu (30/3/2019).

Atas dasar itulah lanjut Niniek, Indonesia akan mendorong lebih banyak lagi agar kopi Indonesia bisa diterima oleh masyarakat Indonesia. Apalagi, kopi adalah minuman yang paling digemari di dunia dengan jumlah konsumsi yang terus meningkat setiap tahunnya.

Menurut data ICO konsumsi kopi tahun 2017/2018 mencapai 161 juta kg – meningkat sekitar 2% dari tahun 2016. Adapun tidak semua negara di dunia dapat memproduksi tanaman kopi.

Tak hanya itu, komoditas perdagangan paling berharga kedua di dunia setelah minyak bumi hanya diproduksi di negara-negara yang berada dalam zona khatulistiwa, atau "bean belt" salah satunya adalah Indonesia.

Hingga saat ini, biji kopi Indonesia belum mampu mempenetrasi pasar Argentina dan baru dikonsumsi dengan jumlah yang sangat sedikit yaitu 20.059 kg pada tahun 2017 dengan nilai perdagangan 1.739.704 USD. Adapun pasar kopi di Argentina baik Arabica maupun Robusta masih dikuasai oleh Brasil yang mampu memasukan 23.383.886 kg kopi ke Argentina, negara tetangganya, dengan nilai perdagangan sebesar 78.535.881 USD.

“Walaupun jarak yang jauh menuju ke Amerika Latin dan persaingan yang ketat dengan negara-negara penghasil kopi di kawasan, namun dengan seluruh kelebihan tersebut, Indonesia harus mulai mempenetrasi pasar Amerika Latin sebagai pasar non-tradisional baru yang potensial," jelasnya

Dari acara ini sudah terlihat bahwa seluruh undangan menyukai kopi Indonesia, ditambah mereka juga mengatakan kopi-kopi Indonesia sangat mampu bersaing di pasar Argentina, kenapa kita tidak berani masuk, sambung Dubes RI.

Inisiatif ini diharapkan mampu membangun minat dan ketertarikan publik Argentina akan kopi Indonesia, terlebih lagi memberikan peluang bagi para penggiat usaha kopi di Argentina untuk mengimpor kopi Indonesia.

Acara pembukaan “Semana de Café de Especialidad” diawali dengan presentasi oleh Daroe Handojo, Wakil Ketua Asosiasi Kopi Spesial Indonesia / Specialty Coffee Association of Indonesia. Acara promosi kopi juga dilengkapi dengan sesi one-to-one business meeting dengan para penggiat usaha kopi guna mempertemukan calon pembeli kopi Indonesia di Buenos Aires.

Selanjutnya, Semana de Café de Especialidad dan penyajian kopi spesial Indonesia akan dilaksanakan dari tanggal 31 Maret s.d 5 April 2019 di kedai kopi Lattente di Buenos Aires. Kedai kopi Lattente merupakan milik salah satu diáspora Indonesia di Argentina, Zehan Nurhadzar dan rekannya Daniel Cifuentes.

Kopi yang disuguhkan untuk “Semana de Café de Especialidad” merupakan hasil kerjasama KBRI Buenos Aires dengan beragam kedai kopi di Indonesia seperti, Upnormal Coffee and Roastery, Work Coffee, Libertad Coffee, dan Inggi Coffee.

“Kami datang ke sini untuk mencoba ragam jenis kopi (arabica) yang dimiliki oleh Indonesia yang sudah terkenal rasa dan aromanya”, ujar Charlie Zevalia, salah satu pemilik kedai kopi di Argentina.

(rhs)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini