Peningkatan jumlah barang yang diangkut terjadi di Pelabuhan Tanjung Priok Jakarta dengan presentase sekitar 35,56%. Lalu disusul Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya, dengan kenaikan mencapai 6,8%
Baca Juga: Garuda: Masalah Tarif Kargo Udara Sudah Beres
Sebagai informasi sebelumnya, Wakil Ketua Umum Asosiasi Perusahaan Jasa Pengiriman Ekspres, Pos, dan Logistik Indonesia (Asperindo), Budi Paryanto, menjelaskan karena tarif kargo pesawat naik 50%, pengiriman yang semula melalui jalur udara kini beralih ke darat dan laut.
"Yang kami alihkan ini yang layanan reguler. Tapi muncul masalah kalau di laut itu layanan 2 hari, tapi nunggu bongkar muat 3 hari. Jadi 5 hari. Kalau sampai 5 hari ini customer lari," katanya.
(Dani Jumadil Akhir)
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.