Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Megahnya Jembatan Holtekamp Papua hingga Gaji PNS Cair Pertengahan April

Feby Novalius , Jurnalis-Senin, 08 April 2019 |09:03 WIB
Megahnya Jembatan Holtekamp Papua hingga Gaji PNS Cair Pertengahan April
Foto: Jembatan Holtekamp (Okezone)
A
A
A

JAKARTA - Papua tak lama lagi akan punya jembatan pelengkung pertama buatan PT PAL (Persero). Jembatan dipinggir pantai Holtekamp ini terletak di atas Teluk Youtefa dan direncanakan beroperasi Juli 2019.

Sementara itu, Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengakui ada beberapa Kementerian/Lembaga dan Pemerintah daerah yang belum mencairkan kenaikan gaji Pegawai Negeri Sipil (PNS). Artinya gaji yang dicairkan masih sama dengan sebelumnya.

Di sisi lain, Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) akan memanggil manajemen AirAsia dan agen penjualan tiket Traveloka serta Tiket.com terkait hilangnya penjualan tiket dari kedua agen online itu.

Ketiga berita tersebut merupakan berita-berita populer selama akhir pekan kemarin di kanal Okezone Finance. Berikut berita selengkapnya:

Megah dan Gagahnya Jembatan Holtekamp Papua

Papua tak lama lagi akan punya jembatan pelengkung pertama buatan PT PAL (Persero). Jembatan dipinggir pantai Holtekamp ini terletak di atas Teluk Youtefa dan direncanakan beroperasi Juli 2019.

Okezone mendapat kesempatan untuk melihat langsung proyek yang dikerjakan oleh konsorsium Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yakni, PTPP, Hutama Karya dan Nindya Karya.

Baca Juga: Fakta-Fakta Jembatan Holtekamp Diresmikan Juli 2019 dan Ganti Nama

Jembatan ini juga terdiri dari dua bentang utama dengan pelengkung baja. Masing-masing panjang bentang utama 150 meter, tinggi 20 meter dan berat 2.000 ton.

Di tengah teriknya matahari di Timur Indonesia, Jembatan Holtekamp nampak keindahannya. Ditambah birunya langit, hijaunya air teluk dan merahnya Jembatan Holtekamp.

Dua bentang utama dengan pelengkung baja dengan panjang masing-masing 150 meter, tinggi 20 meter dan berat 2.000 ton sudah terpasang dengan kokoh.

Jembatan ini memiliki panjang 1.328 meter dan akan menghubungkan Distrik Muara Tami menuju Distrik Hamadi.

Terlihat untuk jalan pendekat sudah 100% selesai. Pengerjaan seperti tulangan struktur hingga pengecoran beton sudah dilakukan.

Selain itu, borpile, pilecap, kolom, slab, median atau dinding jalan dan jembatan sudah terbangun. Barrier, pedestrian, pengadaan girder, pengaspalan, railink, lampu PJU, expansion join dan marka jalan juga sudah ada.

Secara keseluruhan untuk pengerjaan jembatan dan jalan pendekatnya sudah 100%. Hanya saja, jembatan masih belum bisa digunakan, sebab jalan akses menuju Skouw sepanjang 7 km masih dalam tahap pengaspalan.

Baca Juga: Megah dan Gagahnya Jembatan Holtekamp Papua

Selain itu, pengerjaan frontage sisi engros dan sisi laut baru mencapai 75% meliputi pekerjaan gorong-gorong, timbunan, PJU, pengaspalan dan marka jalan.

Jembatan Holtekamp memiliki beberapa manfaat di antaranya sebagai solusi permasalahan kepadatan penduduk di Kota Jayapura. Kemudian, mempersingkat waktu tempuh dari Kota Jayapura menuju Distrik Muara Tami dan PLBN Skouw.

Jembatan ini juga sebagai sarana pendukung Pekan Olahraga Nasional (PON) 2020 yang diselenggarakan di Papua. Dan yang pasti Jembatan yang diusulkan namanya menjadi Youtefa menjadi landmark atau ikon baru Papua.

Halaman:
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement