nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Indonesia Cari Pasar Ekspor Baru Sawit ke India hingga Turki

Giri Hartomo, Jurnalis · Jum'at 12 April 2019 20:38 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2019 04 12 320 2042806 indonesia-cari-pasar-ekspor-baru-sawit-ke-india-hingga-turki-sInsKIm3EV.jpg Ilustrasi: Foto Antara

JAKARTA - Pemerintah menyiapkan strategi baru jika saja nantinya Uni Eropa memberlakukan RED II Delegated Act pada 12 Mei. Hal ini agar produk sawit Indonesia juga tetapi bersaing.

Menteri Koordinator bidang Perekonomian Darmin Nasution mengatakan, pemerintah memang saat ini tengah melakukan perluasan pasar ekspor minyak sawit (Crude Palm Oil/CPO). Saat ini proses perundangan dengan negara-negara khususnya yang berada di Asia dan Afrika terus dilakukan.

"Memang sedang berjalan (perluasan pasar ekspor lewat Free Trade Agreement/FTA). Itu Menteri Perdagangan (tugasnya) saya tahu pembicaraan sudah mulai," ujarnya dalam acara konferensi pers di Kantor Kementerian Koordinator bidang Perekonomian, Jakarta, Jumat (12/4/2019).

 Baca Juga: Pulang dari Belgia, Pemerintah Mantap Seret Uni Eropa ke WTO soal Sawit

Beberapa negara yang tengah dalam negosiasi adakah seperti Pakistan hingga India. Komunikasi dengan kedua negara tersebut terus dilakukan secara intensif.

"Rasanya dengan India itu mestinya sudah, Pakistan juga sudah," ucapnya.

Sementara salah satu negara timur tengah lainnya yakni Turki saat ini juga tengah dilakukan pembicaraan. Meskipun belum seintensif negara India dan Pakistan, namun pembicaraan dengan Turki cukup positif sejauh ini.

"Turki sudah dimulai dibicarakan juga. Jadi pembicaraan juga juga sudah jalan," kata Darmin.

 Baca Juga: Uni Eropa Diskriminasi Sawit Indonesia

Menurut Darmin, pemerintah memang lebih fokus mengembangkan pasar ekspor sawit menuju negara yang menggunakan Palm Oil sebagai kebutuhan sehari-hari. Akan tetapi, bukan sembarang negara juga yang menjadi pasar ekspor lain tapi juga harus memperhatikan pertumbuhan ekonominya juga.

"Dan memang kita dahulukan ke negara yang banyak menggunakan palm oil. Setelah Asia Selatan kita masuk ke Afrika," katanya.

(dni)

GRATIS! Uji kesiapanmu menghadapi SBMPTN 2019 di Tryout SBMPTN Online 2019. Daftar dan login DI SINI

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini