nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Impor Maret 2019 Naik Jadi USD13,49 Miliar

Yohana Artha Uly, Jurnalis · Senin 15 April 2019 12:05 WIB
https: img.okeinfo.net content 2019 04 15 320 2043639 impor-maret-2019-naik-jadi-usd13-49-miliar-OL5lHVwsAM.jpg Ilustrasi: (Foto: Okezone)

JAKARTA - Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat impor sepanjang bulan Maret 2019 mencapai USD13,49 miliar. Realisasi ini mengalami peningkatan 10,31% (month to month/mtm) bila dibandingkan dengan posisi Februari 2019 yang sebesar USD12,22 miliar.

Sementara bila dibandingkan dengan realisasi impor pada Maret 2018 yang sebesar USD14,46 miliar (year on year/yoy) maka terjadi penurunan impor sebesar 6,76%.

"Peningkatan impor dari bulan sebelumnya ini dipengaruhi peningkatan impor non migas, sedangkan impor migas mengalami penurunan tipis dari bulan sebelumnya," ujar Kepala BPS Suhariyanto dalam konferensi pers di Gedung Pusat BPS, Jakarta, Senin (15/4/2019).

Baca Juga:  Impor Jeruk Mandarin dan Pir Turun, tapi Apel Naik Tajam

Dia menjelaskan, untuk nilai impor migas pada Maret 2019 tercatat sebesar USD1,54 miliar, turun dari posisi Februari 2019 yang sebesar USD1,58 miliar.

Adapun untuk sektor non migas tercatat mengalami peningkatan sebesar USD10,31%. Di mana pada posisi Februari 2019 mencapai USD10,64 miliar menjadi USD11,95 miliar di Maret 2019.

"Impor Indonesia selama bulan Maret masih dari sebagian besar dari China," kata dia.

impor

Secara rinci, komoditas non migas yang mengalami kenaikan impor tertinggi yakni mesin dan peralatan listrik sebesar USD211,2 juta, mesin dan pesawat mekanin USD124 juta, besi dan baja USD123,1 juta, serealia USD112,5 juta, serta perhiasan/permata USD98 juta.

Sebaliknya penurunan impor non migas terendah yakni kapal laut dan bangunan terapung sebesar USD47,8 juta, lalu bijih, kerak, dan abu logam USD29,5 juta, bahan bakar mineral USD27,5 juta, perabot dan penerangan rumah USD24,8 juta, kapal terbang dan bagiannya USD20 juta.

(kmj)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini