nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Pemilu 2019, Begini Harapan Sri Mulyani hingga Menko Luhut

Feby Novalius, Jurnalis · Rabu 17 April 2019 06:29 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2019 04 16 320 2044295 pemilu-2019-begini-harapan-sri-mulyani-hingga-menko-luhut-ke1yu17gJf.jpg Ilustrasi (Foto: Okezone)

JAKARTA - Indonesia mengadakan pesta demokrasi dengan melakukan pemilihan umum (Pemilu) 2019. Calon presiden dan legislatif akan dipilih untuk Indonesia 2019-2024.

Okezone pun merangkum komentar pejabat negara yang berharap Pemilu 2019 berjalan lancar dan memberi dampak ekonomi yang positif. Berikut komentarnya:

1. Pemilu Jaga Stabilitas Tahun Politik

Menteri Keuangan Sri Mulyani menyatakan bahwa pemerintah akan terus menjaga stabilitas ekonomi meski di tahun politik.

Menurutnya pesta demokrasi di Indonesia tahun ini akan sama halnya dengan pemilihan umum di tahun-tahun sebelumnya.

"Kita tahu Pemilu tahun 1999 dan 2014 itu aman yang akhirnya memberi pondasi lebih kuat atas demokrasi. Saya ingin memastikan Anda tidak perlu khawatir mengenai bagaimana kami mengatur pemilu ini, karena tidak akan beda," kata Sri Mulyani.

Baca Juga: Usai Nyoblos, Berburu Diskon di Mana-Mana

2. Harapan Sri Mulyani

Sri Mulyani mengatakan, siapa pun yang terpilih sudah berkomitmen untuk berupaya melakukan reformasi sehingga hal ini baik untuk Indonesia. 

"Kami ingin adanya pemerintah yang selalu berkomitmen untuk program pembangunan, lalu untuk reformasi. Dan bagus untuk Indonesia, karena kita bicara reformasi di negara ini," ujar dia.

3. Pilpres 2019 Aman

Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan memastikan kepada para pelaku usaha bahwa kondisi Indonesia jelang Pemilu 2019 tetap terjaga baik.

"Pemilu 2019 baik-baik saja, enggak ada masalah juga. Ya ada (persoalan) sana sini sedikit, biasa lah. Kita kan pengalaman sudah sekian ratus kali (jalani pemilu), masa kita mau republik kita kacau, kan enggak mau," jelasnya. 

4. Kondisi Pasar Modal di Pemilu 2019

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Bursa Efek Indonesia (BEI) sepakat bahwa Pemilihan Umum (Pemilu) tidak mempengaruhi kondisi pasar modal. Hal tersebut terlihat dari data historis pasar sejak pesta demokrasi 2004, 2009, dan 2014 digelar.

Baca Juga: Jelang Pemilu, Menteri ESDM Pastikan Pasokan Listrik Aman

"Dari tiga Pemilu kemarin tidak ada masalah, mudah-mudahan sekarang pun enggak ada. Capres dan Cawapres Insya Allah enggak ada dampak ke indeks," kata Direktur Utama BEI Inarno Djayadi.

Selain itu, Inarno juga menilai bahwa masyarakat Indonesia sudah cukup dewasa untuk membedakan antara kegiatan politik dan ekonomi. Inarno juga mengatakan investor pasar modal telah memiliki pemahaman soal sentimen IHSG.

5. Dampak Pemilu pada Investasi

Direktur Utama Inarno Djajadi mengatakan pada perdagangan tahun depan, jumlah investor saham akan naik sekitar 30%.

"Kita tetap optimis, walaupun adanya pilpres, target 2019 sebesar 35%," ujarnya.

(dni)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini