nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Sri Mulyani Beri Sinyal Pemberian Santunan bagi Petugas Pemilu yang Meninggal

Kurniasih Miftakhul Jannah, Jurnalis · Selasa 23 April 2019 14:31 WIB
https: img.okeinfo.net content 2019 04 23 20 2046982 sri-mulyani-beri-sinyal-pemberian-santunan-bagi-petugas-pemilu-yang-meninggal-7W1cgEfmkA.jpg Menteri Keuangan Sri Mulyani. Foto: Antara

JAKARTA - Keinginan Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Arief Budiman agar petugas yang berjatuhan saat melaksanakan tugasnya menyelenggarakan Pemilihan Umum (Pemilu) Serentak, 17 April 2019 lalu, diberikan santunan mendapatkan sambutan dari Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati.

Dengan menyampaikan ucapan belasungkawa kepada para petugas Pemilu yang meninggal saat melaksanakan yang sangat penting, menjaga Pemilu secara adil, aman, dan akunbtabel, Menkeu menganggap penting usulan pemberian santunan bagi para korban yang menjadi petugas Pemilu.

Baca Juga: Kemenkeu: Tidak Ada Anggaran Tambahan untuk Pemilu Ulang

“Mengenai usulan untuk mendapatkan tunjangan, saya sudah mengecek dan kemungkinan kita akan bisa mengakomodasi melalui standar biaya yang tidak biasa di dalam konteks ini,” kata Sri Mulyani kepada wartawan usai mengikuti Sidang Kabinet Paripurna, di Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat, dilansir dari laman Setkab, Selasa (23/4/2019).

Menkeu berjanji akan melihat berapa kebutuhan dan bagaimana memutuskan memberikan santunan itu sesuai dengan peraturan perundang-undangan. Menurut catatan Komisi Pemilihan Umum (KPU) ada 91 orang petugas KPPS meninggal, dan 374 orang sakit yang tersebar di 19 provinsi.

pemilu

“Sakitnya bervariasi,” kata Ketua KPU Arief Budiman.

KPU berencana bertemu dengan Kementerian Keuangan untuk membahas kemungkinan pemberian santunan kepada para petugas KPPS yang meninggal dalam melaksanakan tugasnya itu.

“KPU mengusulkan besaran santunan untuk anggota KPPS yang meninggal dunia Rp30-36 juta, sementara yang sakit hingga cacat maksimal Rp30 juta, dan untuk yang luka besaran santunan maksimal Rp16juta,” ungkap Arief.

(kmj)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini