Jam Kerja PNS Lebih Cepat Selama Puasa, Ini Jadwal Lengkapnya

Koran SINDO, Jurnalis · Senin 29 April 2019 10:22 WIB
https: img.okezone.com content 2019 04 29 320 2049246 jam-kerja-pns-lebih-cepat-selama-puasa-ini-jadwal-lengkapnya-dMYhLqQxJR.jpg Ilustrasi: Foto Koran Sindo

JAKARTA - Pada Bulan Ramadan jam kerja pegawai negeri sipil (PNS) berkurang satu jam dari biasanya. Biasanya jam kerja PNS dalam satu hari sekitar 7,5 jam dengan total 37,5 jam per minggu.

Senin sampai Kamis jam kerja PNS antara pukul 07.30 WIB sampai 16.00 WIB dengan waktu istirahat satu jam. Sementara Jumat dimulai 07.30 WIB sampai 16.30 WIB dengan waktu istirahat satu setengah jam.

“Jumlah jam kerja efektif bagi instansi pemerintah pusat dan daerah yang melaksanakan lima atau enam hari kerja selama Bulan Ramadan minimal 32,50 jam per minggu,” ungkap Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan-RB) Syafruddin dalam surat edarannya (SE) tertanggal 26 April 2019.

Baca Juga: Mutasi PNS, Begini Aturan Mainnya

Dalam surat edaran itu di - nyatakan, bagi instansi pemerintah yang memberlakukan lima hari kerja, jam kerja untuk Senin sampai dengan Kamis adalah pukul 08.00-15.00. Adapun waktu istirahat hanya setengah jam, yakni pukul 12.00- 12.30.

“Hari Jumat pukul 08.00-15.30, sedangkan waktu istirahat pukul 11.30-12.30,” ujarnya.

Bagi instansi pemerintah yang memberlakukan enam hari kerja, jam kerja hari Senin sampai dengan Kamis dan Sabtu mulai 08.00 sampai 14.00, sedangkan hari Jumat mulai dari 08.00 sampai 14.30.

“Adapun waktu istirahatnya sama,“ ungkapnya.

Sementara itu Kepala Biro (Karo) Humas Badan Kepegawaian Negara (BKN) Mohammad Ridwan mengatakan bahwa jam kerja tersebut sama seperti tahun-tahun sebelumnya.

Menurut dia, PNS juga akan bekerja sebagaimana mestinya. “Tidak ada perubahan. Pak Menpan sudah keluarkan edaran. Sama seperti tahun-tahun lalu,” tuturnya.

Baca Juga: Urus Persiapan Pensiun, PNS Dapat 'Bonus' 1 Bulan Gaji

Ridwan memastikan bahwa layanan pemerintah kepada masyarakat tidak akan berubah. Menurutnya Ramadan tidak membuat derajat layanan kepada publik berkurang.

“Memang saat Ramadan waktu yang efektif jam 8 sampai jam 3 sore.

Jarang publik datang setengah 4 sore karena sudah tahulah. Bahkan Pak Kepala BKN sudah mengingatkan tidak ada pengurangan layanan. Selain itu bagaimana menggunakan teknologi untuk memudahkan layanan kepada masyarakat,” sebutnya.

(fbn)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini