Jelang Puasa, Harga Bawang Putih Tembus Rp100.000 per Kg

Azhari Sultan, Jurnalis · Jum'at 03 Mei 2019 08:32 WIB
https: img.okezone.com content 2019 05 03 320 2050912 jelang-puasa-harga-bawang-putih-tembus-rp100-000-per-kg-dFgxcuVHjh.jpg Bawang Putih (Foto: Okezone)

JAMBI -- Jelang bulan suci Ramadan, banyak pedagang dan pembeli di Pasar Angsoduo Baru, Jambi, mengeluh. Harga bawang putih mendadak naik hingga tembus Rp100 ribu per kilogramnya. Padahal, sebelumnya Rp70 ribu per kilogram.

Diduga, kenaikan bawang putih ini akibat berkurangnya stok pasokan yang masuk ke Jambi

Sejumlah pedagang dan pembeli di Pasar Angsoduo, Jambi pun mulai menjerit. Seperti, salah seorang pedagang di Pasar Angsoduo, Wati mengaku sangat resah dengan harga bawang putih naik. Akibatnya, sejumlah pelanggan tetap yang sebelumnya selalu membeli mulai berkurang saat.

"Saya saja seorang pedagang mendapatkan bawang, saat ini tidak ada yang menjual karena pasokan bawang berkurang," ungkapnya, Jumat (3/5/2019).

Diakuinya, untuk mendapatkan bawang putih dirinya terpaksa membeli dari sesama pedagang dengan jumlah sedikit. Meski, mendapatkan untung kecil, ini untuk menghindari bawangnya membusuk karena jarang dibeli.

Baca Juga: Bos Bulog: Izin Impor Bawang Putih Dihalangi Seorang Menteri

"Sebelum saya jual Rp100.000 per kilogram bawang putih sempat saya jual bawang putih Rp35.00 per kilogram," imbuh Wati.

Sementara itu, seorang warga mengaku sangat terkejut harga bawang putih melonjak naik tembus Rp100 ribu perki logram.

"Biasanya sekilo Rp35.000, sekarang naik sampai Rp100.000. Mahal nian. Beli sedikit bae lah," ujarnya singkat.

Kenaikan bawang putih tersebut dibenarkan oleh Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Desperindag) Provinsi Jambi Ariansyah.

Menurutnya, Pemprov Jambi juga telah melakukan operasi pasar (OP) khusus bawang putih, namun kuotanya tidak bisa mencukupi kebutuhan masyarakat Jambi akan kebutuhan bawang putih.

Karena pada saat OP pihaknya hanya menyiapkan kuota bawang putih sebanyak 25 ton untuk satu minggu. Sedangkan kebutuhan masyarakat Jambi untuk bawang putih mencapai 10 ton per hari.

"Boleh dikatakan operasi pasar kemarin hanya sifatnya sementara saja dan stok saat ini kosong," ujarnya.

Baca Juga: Harga Bawang Putih Tembus Rp60.000/Kg, Ini Kata Mentan

Untuk menstabilkan harga bawang putih di Jambi, pihaknya masih menunggu janji Kemendag yang akan mengirimkan bawang putih ke Jambi.

"Saat ini kita masih menunggu janji Kemendag pusat bahwa bawang putih impor segera hadir tetapi sampai dengan saat ini belum juga hadir," tukas Ariansyah.

Pemprov Jambi saat ini telah mengirimkan surat kepada pemerintah pusat terjait kebutuhan bawang putih di Jambi.

"Kita sudah kirim surat ke Mendag tentang hal tersebut bahwa kebutuhan akan bawang putih di Jambi 10 ton per hari dan memprediksi bahwa akan terjadi kenaikan harga yang tidak wajar karena kelangkaan tersebut. Tetapi karena bawang putih adalah impor jadi kita sifatnya menunggu dari pusat," ujarnya.

(fbn)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini