"Saat ini kita masih menunggu janji Kemendag pusat bahwa bawang putih impor segera hadir tetapi sampai dengan saat ini belum juga hadir," tukas Ariansyah.
Pemprov Jambi saat ini telah mengirimkan surat kepada pemerintah pusat terjait kebutuhan bawang putih di Jambi.
"Kita sudah kirim surat ke Mendag tentang hal tersebut bahwa kebutuhan akan bawang putih di Jambi 10 ton per hari dan memprediksi bahwa akan terjadi kenaikan harga yang tidak wajar karena kelangkaan tersebut. Tetapi karena bawang putih adalah impor jadi kita sifatnya menunggu dari pusat," ujarnya.
(Feby Novalius)