Waskita Beton Catat Kontrak Baru Rp2,27 Triliun

Senin 06 Mei 2019 11:40 WIB
https: img.okezone.com content 2019 05 06 278 2052009 waskita-beton-catat-kontrak-baru-rp2-27-triliun-pPkCi32jHh.jpg Ilustrasi: Foto Shutterstock

JAKARTA - PT Waskita Beton Precast Tbk (WSBP) berhasil membukukan kontrak baru sebesar Rp2,27 triliun pada kuartal I-2019 atau 21,84% dari total target kontrak baru tahun ini sebesar Rp10,39 triliun. Perolehan kontrak baru ini naik sebesar 7,1% dibandingkan perolehan kontrak baru pada kuartal I-2018 sebesar Rp2,12 triliun.

Adapun kontrak baru ini berasal dari sejumlah proyek besar antara lain apartemen Tokyo, proyek jalan tol Jakarta-Cikampek Selatan paket III, proyek jalan tol Cibitung-Cilincing, dan proyek lainnya. Demikian seperti dilansir Harian Neraca, Jakarta, Senin (6/5/2019).

 Baca Juga: Waskita Beton Bakal Rilis Obligasi Rp500 Miliar

WSBP juga telah mendapatkan proyek eksternal dari Group Agung Sedayu dan PT Hutama Karya (Persero) Tbk. Dalam waktu dekat ini, terdapat beberapa proyek yang akan selesai, produk disuplai oleh WSBP, antara lain proyek jalan tol Bekasi-Cawang-Kampung Melayu (Becakayu), proyek jalan tol Kunciran-Parigi.

Selain itu, hingga kuartal II-2019 WSBP menargetkan perolehan kontrak baru sebesar Rp5,22 triliun, yang berasal dari beberapa proyek besar yaitu proyek jalan tol Probolinggo-Banyuwangi, Addendum proyek jalan tol Krian-Legundi-Bunder-Manyar (KLBM), proyek jalan tol Bogor-Ciawi-Sukabumi, NCICD PUPERA, dan proyek lainnya.

Asal tahu saja, perseroan tahun ini memiliki strategi utama untuk meningkatkan kinerja pertumbuhan perusahaan, yaitu pertama, melakukan penguatan core business melalui efisiensi produk, pengembangan produk baru, akuisisi supply chain split dan quarry. Kedua, melakukan ekspansi ke pasar eksternal, termasuk di antaranya dengan kontraktor internasional yang tengah mengerjakan proyek di Indonesia.

 Baca Juga: Waskita Beton Bagi Dividen Rp551,6 Miliar

Selain itu, WSBP akan melakukan penerbitan obligasi berkelanjutan melalui penawaran umum dengan nilai sebesar Rp2 triliun. Adapun penerbitan obligasi tahap I pada akhir TW II sebesar Rp500 miliar.

Saat ini, kapasitas produksi precast WSBP sebesar 3,5 juta ton per tahun. Di mana rencananya akan ditingkatkan menjadi 3,75 juta ton per tahun. Untuk itu, perusahaan manganggarkan capex sebesar Rp500 miliar untuk peningkatan kapasitas produksi plant tahun ini.

(dni)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini