Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Menteri Rini Sebut Tujuan Proyek Kereta Cepat demi Bangun Kota Baru

Menteri Rini Sebut Tujuan Proyek Kereta Cepat demi Bangun Kota Baru
Menteri BUMN Rini Soemarno (Foto: Okezone)
A
A
A

Selain berharap semua stasiun kereta cepat rampung bersamaan dengan tuntasnya proyek kereta cepat Jakarta-Bandung, Menteri Rini juga ingin pembangunan TOD bisa segera dimulai.

Rini Soemarno Tinjau Proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung di Cikalong Wetan 

Sementara itu PT Wijaya Karya (Persero) Tbk atau Wika mengungkapkan dalam proyek kereta cepat itu pihaknya juga akan membangun properti baru. Ada tiga kawasan besar, pertama di Karawang, terus yang kedua berada di Tegalluar, perbatasan Bandung dan kawasan ketiga yang paling besar berlokasi di Walini.

Walini akan menjadi kota baru yang dikembangkan oleh pihaknya. Dengan tiga titik kawasan tersebut maka perkiraan pendapatan atau "revenue forecast" sebesar Rp266,1 triliun. Menurut data yang dilansir Wika, total lahan yang akan dikembangkan dalam jalur proyek kereta cepat Jakarta-Bandung ini seluas 1.988 hektare.

Total lahan itu terdiri dari Halim seluas 18 hektare, Karawang seluas 250 hektare, Tegalluar 450 hektare dan Walini seluas 1.270 hektare. Kereta api cepat Jakarta-Bandung ini akan diintegrasikan dengan TOD (Transit Oriented Development) guna menciptakan pusat ekonomi baru. Pendapatan tidak hanya berasal dari tiket, namun juga dari aktivitas-aktivitas perekonomian di area TOD.

(Kurniasih Miftakhul Jannah)

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement