nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Dolar AS Bangkit Lagi

Dani Jumadil Akhir, Jurnalis · Rabu 15 Mei 2019 08:24 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2019 05 15 278 2055826 dolar-as-bangkit-lagi-2rX8iA3DHi.jpg Foto: Okezone

JAKARTA - Kurs Dolar Amerika Serikat (AS) berhasil rebound pada akhir perdagangan Selasa waktu setempat (Rabu pagi) di tengah kejatuhan mata uang euro.

Indeks dolar, yang mengukur greenback terhadap enam mata uang utama, naik 0,22% menjadi 97,5363 pada akhir perdagangan. Demikian seperti dilansir Xinhua, Jakarta, Rabu (15/5/2019).

Pada akhir perdagangan New York, euro turun menjadi 1,1207 dolar dari 1,1231 dolar pada sesi sebelumnya, dan pound Inggris turun menjadi 1,2904 dolar dari 1,2965 dolar AS pada sesi sebelumnya. Dolar Australia turun menjadi 0,6944 dolar dari 0,6950 dolar.

 Baca Juga: Aksi China Balas Kebijakan Tarif Trump, Dolar AS Langsung Jeblok

Dolar AS membeli 109,63 yen Jepang, lebih tinggi dari 109,33 yen Jepang pada sesi sebelumnya. Dolar AS naik menjadi 1,0094 franc Swiss dari 1,0065 franc Swiss, dan turun menjadi 1,3466 dolar Kanada dari 1,3467 dolar Kanada.

Mata uang euro melemah, karena Wakil Perdana Menteri Italia Matteo Salvini mengatakan, negara mungkin melanggar peraturan fiskal Uni Eropa tentang defisit anggaran untuk meningkatkan lapangan kerja, meningkatkan kekhawatiran atas tingkat utang Italia dan ekonomi Eropa.

"Jika perlu kita menembus beberapa batasan, seperti 3% atau 130%-140%, kita siap untuk melanjutkan," kata Salvini, merujuk pada persentase utang Italia dalam PDB-nya.

"Sampai kita tiba pada pengangguran 5%, kita akan menghabiskan segala yang kita harus dan jika seseorang di Brussels mengeluh, itu tidak akan menjadi perhatian kita," katanya dalam kampanye menjelang pemilihan parlemen Eropa bulan ini.

 Baca Juga: Dolar AS Melemah Tertekan Data Inflasi

Mitra koalisi Salvini, Luigi Di Maio mengatakan bahwa tidak bertanggung jawab untuk meningkatkan rasio utang terhadap PDB negara itu.

"Sangat tidak bertanggung jawab untuk membiarkan penyebaran naik seperti sekarang dengan komentar tentang melampaui batas utang-ke-PDB, yang bahkan lebih mengkhawatirkan daripada melebihi batas defisit-terhadap-PDB," kata Di Maio.

(dni)

GRATIS! Uji kesiapanmu menghadapi SBMPTN 2019 di Tryout SBMPTN Online 2019. Daftar dan login DI SINI

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini