nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Ekspor April Turun, BPS: Perdagangan Global Semakin Sulit

Feby Novalius, Jurnalis · Rabu 15 Mei 2019 14:12 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2019 05 15 320 2056004 ekspor-april-turun-bps-perdagangan-global-semakin-sulit-zLFtn39Hpa.jpeg Kepala BPS Suhariyanto (Foto: Feby/Okezone)

JAKARTA - Ekspor komoditas Indonesia pada April 2019 terpengaruh pada ekonomi global dan perang dagang yang kian memanas. Hal tersebut membuat ekspor turun 10,8% menjadi USD12,6 miliar.

Kepala BPS Suhariyanto mengatakan, negara tujuan ekspor seperti China mengalami perlambatan pertumbuhan ekonomi. Hal ini berdampak negatif karena tujuan utama ekspor RI masih ke China.

Baca Juga: Mentan Lepas Ekspor Lada Belitung ke India dan Eropa

"Dari rilis neraca perdagangan pertumbuhan ekonomi China melambat, sehingga ekspor Januari-April turun dari 8,16% ke 7,27%. Begitu juga ke AS dan juga Jepang mengalami penurunan," ujarnya di Gedung BPS, Jakarta, Rabu (15/5/2019).

Menurut Kecuk, sebenarnya bila dilihat dari rata-rata ekspor ke seluruh negara hampir semuanya mengalami penurunan. Hal ini memang karena perdagangan global sedang sulit.

BPS

"Tantangan perdagangan global tahun ini akan semakin sulit," ujarnya.

Kecuk mengatakan, bila melihat data penurunan ekspor berdasarkan golongannya paling dalam pada perhiasan atau permata sebesar USD339,2 juta atau turun 54,28%. Sedangkan peningkatan terbesar yang terjadi pada karet dan barang dari karet sebesar USD72,4 juta.

"Untuk negara tujuan ekspor masih ke China, AS dan Jepang. Peranan ketiganya mencapai 37,65%," ujarnya.

(kmj)

GRATIS! Uji kesiapanmu menghadapi SBMPTN 2019 di Tryout SBMPTN Online 2019. Daftar dan login DI SINI

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini