nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Kena Proyek Tol Becakayu, Menteri Basuki Bakal Pindah Rumah

Giri Hartomo, Jurnalis · Rabu 15 Mei 2019 14:55 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2019 05 15 320 2056037 kena-proyek-tol-becakayu-menteri-basuki-bakal-pindah-rumah-mKURJ3fYIA.jpg Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono (Foto: Okezone)

JAKARTA - Rumah pribadi dari Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono terkena dampak dari pembangunan jalan tol Bekasi - Cawang dan Kampung Melayu (Becakayu). Rumah Menteri Basuki terletak di kompleks Rawa Semut, Bekasi Timur dimana akan dilewati oleh jalan tol Becakayu seksi IIB. 

Kepala Biro Komunkasi Publik Kementerian PUPR Endra S. Atmawidjaja mengatakan, Menteri Basuki sendiri mengaku merelakan rumah pribadinya untuk dibebaskan tanahnya demi pembagunan jalan tol. Bahkan siap pindah rumah agar pembebasan lahan bisa dilakukan dengan mudah. 

Meskipun begitu, Endra mengaku tidak mengetahui kemana Menteri Basuki akan pindah. Dirinya meminta agar menanyakan hal tersebut kepada Menteri Basuki secara langsung. 

"Setau saya sih beliau pernah ngomong ya, kalau kena pun beliau akan pindah. Cuma kalau pindahnya ke mana tanya langsung ke beliau. Saya enggak tahu kalo itu," ujarnya saat dihubungi Okezone, Rabu (15/5/2019). 

Baca Juga: Rumah Menteri PUPR Kena Gusur Proyek Tol, Mahfud MD: Hormat untuk Pak Basuki

Menurut Endra, selain untuk mempermudah pembangunan jalan tol yang sempat mangkrak tersebut, faktor lingkungan juga membulatkan tekad Menteri Basuki untuk pindah. Sebab, rumahnya memang diapit oleh tiga proyek sekaligus.

Disebelah selatan dari rumah Menteri Basuki ada proyek pembangunan Jalan Tol Layang Jakarta Cikampek II (Japek elevated II). Sementara sebelah utaranya ada pembangunan jalan tol Becakayu, lalu ada pula pembangunan Light Rail Transit (LRT) Jabodebek. 

"Kita bisa bayangkan kalau emang beliau diantara dua tol. Ada tol Becakayu ada Japek Elevated II ada LRT. Sudah pasti debunya banyak, bising, macet ya itu mungkin. Kalau enggak terkena langsung, dari sisi hunian udah enggak layak lah udah engga sehat," jelasnya. 

Nantinya lanjut Endra, Menteri Basuki akan diberikan uang kompensasi ketika rumahnya dibebaskan untuk pembangunan jalan tol. Namun, dirinya tidak menyebutkan berapa besaran ganti ruginya sebab saat ini masih dalam tahap penetapan trase dan belum masuk kepada tahap pembebasan lahan. 

"Pasti ada proses ganti ruginya. Normal lah karena itu kan proses apraisal biasa. Intinya kan beliau ikut sebagai warga biasa masyarakat biasa," ucapnya. 

Baca Juga: Rumah Menteri Basuki Digusur Proyek Tol, Ini Penjelasan Kementerian PUPR

Untuk saat ini sendiri lanjut Endra, rumah dari Menteri Basuki masih belum dilakukan pembebasan. Sebab untuk seksi IIB sendiri baru akan dimulai pembangunannya pada 2020 mendatang, setelah trase dan lokasi nya ditetapkan oleh pemerintah. 

"Sekarang sih rumahnya masih ada karena kami trasenya sudah di teliti di tetapkan dengan penlok kemudian nanti kita pembebasan tanah . Nah itu mungkin baru disitu nanti kena pembebasan tanah," jelas Endra. 

(rhs)

GRATIS! Uji kesiapanmu menghadapi SBMPTN 2019 di Tryout SBMPTN Online 2019. Daftar dan login DI SINI

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini