"Kalau enggak ada financing baru, berarti supply baru juga tidak meningkat. Kalau supply tidak meningkat karena tidak ada pemain baru berarti harga stabil. Di atas USD80. Sekarang di USD85 per ton," ujarnya.
Dia mengatakan, penggunaan batu bara beberapa tahun ke depan juga akan bertambah. Seiring beroperasinya Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU).
"PLTU Batang jadi, Vietnam jadi, Jepang, Thailand. Dia kan butuh batu bara," ujarnya.
(Rani Hardjanti)