nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Neraca Perdagangan Defisit USD2,5 Miliar, Menko Darmin: Sangat Lebar

Taufik Fajar, Jurnalis · Jum'at 17 Mei 2019 13:58 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2019 05 17 320 2056950 neraca-perdagangan-defisit-usd2-5-miliar-menko-darmin-sangat-lebar-6sqPIAiUqu.jpg Foto: Menko Darmin (Okezone)

JAKARTA - Menteri Koordinator bidang Perekonomian Darmin Nasution memberikan penjelasan terkait neraca perdagangan defisit USD2,5 miliar pada April 2019.

"Ya memang defisitnya sangat lebar artinya itu membuat kita betul-betul harus mempelajari situasi. Bukan hanya ekspornya yang melambat, impornya juga mulai melambat, sehingga kita kalau tidak bisa mencari jalan menjaga pertumbuhan, itu bisa menurun," ujarnya di Gedung Kemenko bidang Perekonomian Jakarta, Jumat (17/5/2019).

 Baca Juga: Neraca Perdagangan Defisit, BI: Dampak Ekonomi Global Melambat

Sehingga, lanjut dia, pemerintah sekarang menginginkan adanya investasi. Itu yang pertama, kalau investasi selalu dikaitkan bagaimana mendorong ekspor, mungkin tidak mudah sekarang ini setelah perang dagang makin meningkat.

"Kita tidak yakin bahwa itu akan jangka pendek, kalau mereka sudah kapok tentunya mereka pasti berdamai cepat-cepat berarti itu orang tidak kapok," tutur dia.

 Baca Juga: Defisit Neraca Perdagangan April 2019 Terparah Sepanjang Sejarah

Dia menambahkan bahwa ini bukan jangka pendek kelihatannya, oleh karena itu pihaknya sekarang mendorong investasi tidak hanya ekspor tetapi substitusi impor. Hal ini sejalan karane ada tax holiday yang diberikan bahwa diinginkan bukan hanya yang langsung untuk ekspor tetapi menggantikan yang impor.

"Jadi ini adalah situasi yang kita lihat belakangan ini tidak terlalu menggembirakan tetapi tidak ada perlunya juga pesimis. Kita masih, kalau mau ekspor kelihatan sudah harus lebih cermat apa barangnya, itu sudah harus diidentifikasi dengan baik kalau cuma dicoba dalam situasi begini itu tentu tidak menarik," kata dia.

(dni)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini