nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Kantongi Laba Rp123 Miliar di Kuartal I, Astrindo Bidik 9 Proyek

Dani Jumadil Akhir, Jurnalis · Jum'at 17 Mei 2019 19:49 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2019 05 17 320 2057126 kantongi-laba-rp123-miliar-di-kuartal-i-astrindo-bidik-9-proyek-u6Vy5rImpx.jpeg Ilustrasi (Foto: Shutterstock)

JAKARTA - PT Astrindo Nusantara Infrastruktur Tbk (BIPI) mengantongi pendapatan USD16,04 juta pada pada kuartal I-2019. Realisasi ini meningkat secara signifikan dari USD0,37 pada kuartal I  2018 sebagai dampak konsolidasi laporan entitas anak, PT Mitratama Perkasa (MP) yang sebelumnya dicatat sebagai entitas ventura bersama.

Melansir keterangan resmi, Jakarta, Jumat (17/5/2029), sejalan peningkatan pendapatan tersebut, beban pokok pendapatan Perseroan meningkat menjadi USD2,45 juta dari sebelumnya sebesar USD0,47 juta. Meskipun demikian, laba kotor tetap positif sebesar USD13,59 juta dari sebelumnya rugi sebesar USD0,1 juta.

Sebagaimana diketahui, Perseroan telah sukses melakukan restrukturisasi pinjaman dan mendapat pinjaman baru sebesar USD235 juta di akhir tahun 2018 dengan tingkat bunga lebih rendah dan jangka waktu pengembalian yang lebih panjang.

Dampak dari restrukturisasi tersebut, beban keuangan menurun pada kuartal I-2019 sebesar 30,6% dari USD21,99 juta pada kuartal I-2018 menjadi USD15,27 juta. 

Baca Juga: Jasnita Telekomindo Kantongi Dana IPO Rp50,03 Miliar

Perseroan juga telah mencatat laba bersih sebesar USD8,61 juta atau setara Rp123,9 miliar (kurs Rp14.400 per USD) pada kuartal kuartal I-2019 setelah sebelumnya rugi sebesar USD2,75.

Dari sisi EBITDA, Perseroan memperoleh USD41 juta pada kuartal I 2019, meningkat bila dibandingkan dengan kuartal I 2018 yang sebesar USD36,2 juta.

Secara keseluruhan, secara konsolidasi dari sisi EBITDA Perseroan menargetkan USD160 juta di tahun 2019, meningkat dari 2018 yang sebesar USD145 juta. Target Pendapatan adalah sebesar USD212 juta, yang meningkat dari tahun sebelumnya sebesar USD209 juta.

Direktur Utama Astrindo Nusantara Ray Anthony Gerungan menyatakan bahwa setelah Perseroan menerima persetujuan dari pemegang saham pada 16 Mei 2019 untuk menjaminkan aset-asetnya, Perseroan akan melakukan usaha percepatan dalam mengembangkan proyek-proyek baru.

Perusahaan saat ini sedang melakukan studi kelayakan atas 9 proyek yang diharapkan studi pertamanya selesai pada kuartal III-2019.

Baca Juga: Sederet Emiten RI yang Masuk Daftar Terbaik Dunia

Beberapa proyek awal akan fokus pada perluasan infrastruktur yang ada untuk meningkatkan kapasitas penanganan batubara Perusahaan hingga 24 -30 juta ton dalam jangka waktu 3 tahun. Proyek-proyek ini juga akan berdampak pada menurunnya biaya penanganan batubara dan memberikan keunggulan kompetitif di pasar bagi klien Perseroan.

Saat ini, Perseroan sedang mengkaji biaya proyek dengan total perkiraan biaya USD2,45 miliar dan potensi pendapatan tahunan lebih dari USD1 miliar dengan EBITDA USD400 juta.

(rhs)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini