SKK Migas: Serapan Gas Domestik Belum Optimal

Koran SINDO, Jurnalis · Senin 20 Mei 2019 09:55 WIB
https: img.okezone.com content 2019 05 20 320 2057799 skk-migas-serapan-gas-domestik-belum-optimal-e256nlkife.jpg Kilang Minyak (Reuters)

Deputi Keuangan dan Monetisasi SKK Migas Arief Setiawan mengatakan, tidak optimalnya serapan gas oleh PLN kemungkinan disebabkan PLN lebih menyerap batubara untuk pembangkit listrik. Menurutnya, pemberitahuan penurunan penyerapan LNG baru disampaikan beberapa bulan lalu, sedangkan pada Desember 2018, PLN masih berkomitmen untuk menyerap 17 kargo LNG. Meski begitu, pihaknya menjamin pasokan LNG bagi PLN jika sewaktu-waktu membutuhkan tambahan LNG.

Komitmen tersebut telah diatur sesuai Keputusan Menteri ESDM No. 1790 K/20/ MEM/2018. “PLN tetap bisa ambil LNG suatu waktu dibutuhkan,” katanya. Sebagaimana diketahui, produksi LNG berasal dari dua fasilitas pengolahan gas utama, yaitu Kilang Bontang dan Tangguh mencapai 252 kargo LNG.

Sebanyak 67 kargo akan diserap untuk kebutuhan dalam negeri, sedangkan 185 kargo lainnya akan diekspor. Untuk produksi dari Kilang Bontang pada tahun ini ditargetkan mampu mencapai 132 kargo, dengan 93 kargo diekspor. Sisanya 39 kargo di peruntukkan kebutuhan domestik. Selain Bontang, Kilang Tangguh ditargetkan memproduksi sebanyak 120 kargo, dengan rincian 92 kargo untuk ekspor dan 28 kargo untuk domestik.

(Nanang Wijayanto)

(kmj)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini