nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Sri Mulyani: Demo 22 Mei Tak Ganggu Kepercayaan Dunia Usaha

Yohana Artha Uly, Jurnalis · Kamis 23 Mei 2019 14:48 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2019 05 23 320 2059503 sri-mulyani-demo-22-mei-tak-ganggu-kepercayaan-dunia-usaha-orgzZvBF8Y.jpeg Menteri Keuangan Sri Mulyani. Foto: Yohana/Okezone

JAKARTA - Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menyatakan, investor memiliki kepercayaan terhadap Indonesia pasca diumumkannya hasil resmi Pilpres 2019 oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU). Hal itu ditandai dengan apresiasi oleh investor dan kepala negara lainnya terkait hasil pemilu.

"Dengan kerusuhan kemarin, seluruh investor, pelaku ekonomi memahami pengumuman KPU dan hasil pemenangnya, melalui berbagai macam indikator mereka sudah antisipasi. Jadi enggak ada element of surprise," ujarnya saat konferensi pers KSSK di Kantor Kementerian Keuangan, Jakarta, Kamis (23/5/2019).

Baca Juga: Kerugian Perdagangan di Jakarta Ditaksir Rp1,5 triliun Akibat Demo 22 Mei

Menurutnya, dunia usaha tetap memiliki kepercayaan pada Indonesia meski terjadinya aksi demo 22 Mei. Hal itu berdasarkan hasil pertemuannya dengan Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) pada Rabu (22/5/2019), yang memandang kondisi Indonesia tetap baik.

"Saya rasa itu pandangan yang benar dan harus tetap dipertahankan. Karena kita percaya aparat penegak hukum akan menangani sesuai dengan peraturan perundangan," jelasnya.

Pasukan Oranye Bersihkan Sisa Sampah Aksi Mei 22 di Kawasan Sarinah 

Dia mengakui, aksi demo yang rusuh itu memang sangat disayangkan, sebab dari sisi investor dan global sudah menyambut baik hasil tersebut. Menurutnya, jika ada perbedaan pandangan tentu harus diselesaikan dengan mekanisme yang sesuai dengan undang-undang yang berlaku. Hal itu akan menunjukkan bahwa Indonesia negara yang berdemokrasi dengan baik.

"Kita punya undang-undang yang mengatur cara berdemokrasi, yang kita buat sendiri. Juga cara menangani apabila adanya perbedaan dengan mempercayakan institusi-institusi menjalankan tugasnya untuk menjaga pelaksanaan undang-undang secara tertib. Sikap inilah mendasari kepercayaan seluruh negara yang tercermin dalam indikator ekonomi kita," paparnya.

(kmj)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini