nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Banyak Rumah Warga, Proyek Tol Cisumdawu Terhambat Pembebasan Lahan

Feby Novalius, Jurnalis · Jum'at 24 Mei 2019 11:10 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2019 05 24 320 2059809 banyak-rumah-warga-proyek-tol-cisumdawu-terhambat-pembebasan-lahan-9Kszx3yYzc.jpg Foto: (Feby/Okezone)

JAKARTA - Menteri Koordinator bidang Kemaritiman Luhut Binsar Panjaitan menggelar rapat terkait proyek Tol Cileunyi Sumedang Dawuan (Cisumdawu) yang ditarget selesai 2020. Rapat tersebut dihadiri Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi dan Gubernur Jawa Barat Ridwal Kamil.

Usai rapat sekira satu jam, Menhub Budi Karya mengaku akan melanjutkan rapat terkait Tol Cisumdawu usai Lebaran. Sebab, dibutuhkan banyak pihak untuk menyelesaikan masalah pembebasan lahan di Tol Cisumdawu.

"Rapat harus ditunda karena timnya kurang lengkap. Jadi kita mau bahas mengenai jalan Tol Cisumdawu. Nah itu harus ada ATR, LMAN dan semua pihak harus diundang lagi, karena kendalanya soal pembebasan tanah," tuturnya, di Kantor Kemenko Maritim, Jumat (24/5/2019).

 Baca Juga: Bagaimana Kabar Terbaru Pembangunan Jalan Tol Cisumdawu?

Pada kesempatan yang sama, Ridwan Kamil menambahkan, dalam pengerjaan proyek Tol Cisumdawu ada masalah salah satu soal lahan. Untuk itu, dalam rapat disampaikan bahwa diperlukan satu lembaga untuk mengakselerasikan persoalan tersebut guna mempercepat proyek.

"Pembebasan kebanyakan di seksi I karena melewati rumah penduduk. Banyak yang minta kompensasi, itu di daerah Cileunyi," tuturnya.

Menurut Ridwan, kehadiran proyek Tol Cisumdawu memiliki arti penting untuk wilayah sekitarnya. Oleh karena itu, harus dilakukan rapat ulang dengan tim yang lengkap.

"Cisumdawu ini kan perkembangan untuk Kertajati yang jadi polemik dan lainnya. Jadi kita akan rapat ulang memastikan kendala seperti pembebasan tanah dan ada juga bertanya swasta yang mengerjakannya," tuturnya.

 Baca Juga: Tol Cisumdawu Selesai September, Konektivitas Jabar Makin Lancar

Asal tahu saja, Tol Cisumdawu terbagi menjadi 6 seksi. Seksi I menghubungkan antara Cileunyi-Rancakalong, Seksi II Rancakalong-Sumedang. Kemudian, Seksi III Sumedang-Cimalaka, Seksi IV Cimalaka-Legok, Seksi V Legok-Ujung Jaya dan Seksi VI Ujung Jaya-Dawuan.

(dni)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini