nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Presiden Ungkap Syarat bagi Indonesia agar Jadi Negara Maju

Kurniasih Miftakhul Jannah, Jurnalis · Senin 27 Mei 2019 08:15 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2019 05 27 320 2060719 presiden-ungkap-syarat-bagi-indonesia-agar-jadi-negara-maju-AUKdAxQxmT.jpg Presiden Jokowi (Foto: Setkab)

JAKARTA - Setelah tahapan awal pembangunan nasional melalui pemerataan infrastruktur, kini pemerintah mulai membidik sektor sumber daya manusianya (SDM). Kepala Negara menyadari bahwa pembangunan SDM ini memang tak dapat dilihat hasilnya dengan cepat. Namun, hal ini tetap harus dilakukan agar Indonesia mampu melompat menjadi sebuah negara maju.

Baca Juga: Membidik Pusat Ekonomi Muslim Terbesar

“Ini adalah sebuah syarat bagi fondasi fundamental ekonomi kita. Apabila ini tidak kita kerjakan, kita akan masuk kepada middle income trap. Banyak sekali negara-negara yang terjebak di situ dan tidak bisa keluar sehingga tidak bisa melompat masuk pada negara-negara maju,” kata Presiden Jokowi dalam acara Silaturahmi Nasional Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) dan buka puasa bersama anak yatim dilansir dari laman Setkab, Senin (27/5/2019).

Maka itu, Presiden berharap kepada anggota HIPMI dan asosiasi lainnya untuk dapat bekerja sama dengan pemerintah guna meningkatkan kualitas SDM Indonesia sekaligus menyerapnya ke dalam dunia industri. Terkait hal itu, pemerintah telah menyiapkan pelatihan dan beasiswa besar-besaran untuk peningkatan kapabilitas SDM nasional.

Jokowi dan Maaruf Amin Sambangi Kampung Deret Jakarta Pusat 

“Link and match antara dunia industri dengan pendidikan ini sangat-sangat dibutuhkan. Saya berharap nanti dari Hipmi ada kerja sama dengan kementerian-kementerian yang ada, dengan daerah, provinsi, kabupaten, dan kota dalam rangka pembangunan sumber daya manusia sehingga lima tahun ke depan ini upgrade dari SDM kita betul-betul kelihatan,” tandasnya.

Tampak hadir dalam kesempatan itu antara lain Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Pratikno, Menteri Sosial (Mensos) Agus Gumiwang Kartasasmita, dan Ketua Umum HIPMI Bahlil Lahadalia.

(kmj)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini