nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Bappenas Proyeksi Pertumbuhan Ekonomi Kuartal II Bisa Lebih Tinggi

Giri Hartomo, Jurnalis · Selasa 28 Mei 2019 12:53 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2019 05 28 320 2061269 bappenas-proyeksi-pertumbuhan-ekonomi-kuartal-ii-bisa-lebih-tinggi-wWso3gu5tK.jpg Ilustrasi (Foto: Shutterstock)

JAKARTA - Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN/Bappenas) Bambang Brodjonegoro memperkirakan angka pertumbuhan ekonomi Indonesia pada kuartal II-2019 lebih tinggi dari kuartal sebelumnya. Seperti diketahui, pada kuartal I-2019 pertumbuhan ekonomi Indonesia hanya tumbuh 5,07%.

Menurut Bambang, ada beberapa alasan dirinya memprediksi pertumbuhan ekonomi di kuartal II lebih tinggi dari sebelumnya. Selain memang faktor musiman, di mana kuartal II selalu lebih tinggi dari kuartal I.

"Harusnya lebih baik dari kuartal I karena ada pola musiman juga memang kuartal I biasanya lebih rendah dari pada kuartal berikutnya," ujarnya saat ditemui di Kantor Bappenas, Jakarta, Selasa (28/5/2019).

Baca Juga: Kinerja Produksi Freeport Turun Tekan Perekonomian Maluku dan Papua

Salah satu faktor lainnya adalah adanya momen puasa dan Lebaran. Pada periode itu biasanya konsumsi masyarakat meningkat yang membuat pertumbuhan ekonomi terdongkrak.

Komponen lain yang diharapkan mampu berkontribusi mendorong pertumbuhan ekonomi adalah investasi. Pada kuartal II ini momen pemilu yang selama ini ditakutkan investor sudah lewat, artinya para investor tidak ragu lagi untuk menanamkan modalnya ke Indonesia.

“Mudah-mudahan investasinya sudah agak terangkat setelah kuartal I masih banyak yang meng-hold atau menahan," jelasnya.

Baca Juga: Penguatan Ekonomi Daerah Pacu Perekonomian Nasional

Terkait aksi 22 Mei yang sempat mengguncang pasar beberapa waktu lalu, Mantan Menteri Keuangan itu mengatakan, hanya memberi dampak sementara terhadap ekonomi. Mengingat aksi tersebut hanya berlangsung selama dua hari saja.

"Saya masih melihatnya tidak menimbulkan sentimen negatif karena itu sesuatu yang sifatnya sementara," jelasnya.

(rhs)

Loading...

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini