nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Jamin Pasokan BBM, Wamen ESDM: Rata-Rata Stok sampai 21 Hari

Feby Novalius, Jurnalis · Selasa 28 Mei 2019 16:05 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2019 05 28 320 2061369 jamin-pasokan-bbm-wamen-esdm-rata-rata-stok-sampai-21-hari-m8dU51sb6d.jpg Ilustrasi (Foto: Okezone)

JAKARTA - Usai memastikan kebutuhan listrik tercukupi di Pusat Pengatur Beban (P2B) Jawa Bali di Gandul, Depok, Jawa Barat, Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menjamin penyaluran Bahan Bakar Minyak (BBM) selama masa Ramadan dan Idul Fitri berjalan dengan baik.

Hal tersebut dipastikan usai Wakil Menteri ESDM Arcandra Tahar melakukan pemantauan langsung ke Terminal BBM Plumpang, Jakarta, hari ini, Selasa (28/5/2019). Dia menjamin pasokan dan distribusi BBM dalam kondisi aman.

Arcandra mengatakan, pemerintah menempatkan prioritas tertinggi untuk melayani kebutuhan BBM kepada masyarakat. Khususnya menghadapi tingginya mobilitas pada hari besar keagamaan dan libur umum, pemerintah akan meningkatkan pelayanan.

"Pada masa mudik Lebaran tahun ini diperkirakan pasokan BBM aman. Prediksi rata-rata ketahanan stok nasional BBM rata-rata minimal 21 hari, seperti Premium 21 hari, Pertalite 21 hari, Pertamax 22 hari, Biosolar 26 hari, Dexlite 27 hari, dan Dex 35 hari. Sedangkan untuk Avtur mencapai 48 hari," ujarnya di Jakarta, Selasa (28/5/2019).

Baca Juga: Jelang Lebaran, Wamen ESDM Cek Pasokan di Terminal BBM Plumpang

Khusus Terminal BBM Plumpang, lanjut Arcandra, rata-rata harian penyaluran untuk konsumen SPBU pada saat hari normal mencapai 15.361 kilo liter (Kl). Pada masa mudik, H-7 dan H+7 Lebaran BBM yang diperlukan mencapai 13.572 KL dengan puncak penyaluran (H-6) diperkirakan mencapai 20.378 Kl.

"Jadi untuk mencukupinya ada penambahan dari peralihan TBBM Cikampek dampak kebijakan one way," ujarnya.

Terminal BBM Plumpang, memiliki kapasitas total tangki 322.255 KL. TBBM ini melayani sekitar 791 SPBU, memiliki 24 tangki penimbunan dengan rincian 7 tangki untuk jenis Premium (kapasitas total 117.385 KL), 5 tangki untuk jenis Solar (kapasitas total 68.641 KL), 7 tangki untuk jenis Pertamax (kapasitas 93.078 KL), 2 tangki untuk jenis Pertamax Turbo (kapasitas 11.106 KL), 1 tangki Pertamina Dex (kapasitas 9.461 KL), 2 tangki untuk jenis FAME (kapasitas 21.563 KL)

Baca Juga: Efek Tol Trans Jawa, Permintaan Premium dan Pertamax Meningkat

TBBM Plumpang dinilai sebagai terminal BBM terpenting di Indonesia, karena Plumpang menyuplai sekitar 20% kebutuhan BBM harian di Indonesia, atau ke sekitar 25% dari total kebutuhan SPBU Pertamina.

(rhs)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini