PNS Bolos Kerja Usai Libur Lebaran, Siap-Siap Terima Sanksi!

Yohana Artha Uly, Jurnalis · Rabu 29 Mei 2019 10:43 WIB
https: img.okezone.com content 2019 05 29 320 2061674 pns-bolos-kerja-usai-libur-lebaran-siap-siap-terima-sanksi-bim8GMPLLj.jpg Ilustrasi PNS (Foto: Setkab)

JAKARTA - Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Syafruddin meminta para Pejabat Pembina Kepegawaian Instansi Pusat dan Instansi Daerah untuk melakukan pemantauan kehadiran Pegawai Negeri Sipil (PNS) pada hari Senin, 10 Juni 2019 mendatang. Tanggal tersebut merupakan hari pertama PNS kembali bekerja pasca libur Lebaran 2019.

Aturan mengenai libur Lebaran 2019 diatur dalam Keputusan Presiden (Keppres) Nomor 13 Tahun 2019 tentang Cuti Bersama Pegawai Negeri Sipil Tahun 2019. Dalam beleid ini Presiden Joko Widodo (Jokowi) menetapkan cuti bersama PNS tahun 2019 untuk Hari Raya Idul yaitu pada tanggal 3, 4, dan 7 Juni 2019 (Senin, Selasa, dan Jumat).

Syafruddin dalam surat Nomor B/26/M.SM.00.01/2019 tertanggal 27 Mei 2019 yang ditujukan kepada para Pejabat Pembina Kepegawaian Instansi Pusat dan Instansi Daerah itu, meminta agar laporan terhadap hasil pemantauan kehadiran ASN pada Senin, 10 Juni 2019, diinput melalui aplikasi https://sidina.menpan.go.id pada hari yang sama pukul 15.00 WIB.

“Terhadap PNS yang tidak masuk kerja tanpa alasan yang sah pada hari Senin, 10 Juni 2019, dijatuhi sanksi hukuman disiplin karena melakukan pelanggaran terhadap kewajiban terhadap Pasal 3 angka 17 Peraturan Pemerintah Nomor 53 Tahun 2010 tentang Disiplin Pegawai Negeri Sipil,” tegas Syafruddin, seperti dilansir dari laman Setkab, Jakarta, Rabu (29/5/2019).

Baca Juga: Libur Lebaran PNS Cuma 3 Hari, 31 Mei Tetap Masuk

Pemberian hukuman disiplin kepada PSNS sebagaimana dimaksud, menurut surat tersebut, agar dilaporkan kepada Menteri PANRB serta ditembuskan kepada Kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN) paling lambat 10 Juli 2019.

Tembusan surat KemenPAN-RB tersebut juga disampaikan Syafruddin kepada Presiden Jokowi dan Wakil Presiden Jusuf Kalla.

Disisi lain, Badan Kepegawaian Negara (BKN) menyampaikan, untuk menjamin keberlangsungan pelayanan publik tetap berjalan, seluruh PNS diminta menjalani masa cuti sesuai dengan ketentuan yang diatur dalam Keppres.

“Pengambilan cuti di luar dari ketentuan cuti bersama hanya diperkenankan dengan alasan jelas, misalnya bagi PNS yang cuti karena mudik lebaran dengan kondisilokasi mudikberjarak jauh dari domisilinya, dengan memperhitungkan kuantitas PNSyang bertugas di instansinya,” ujar Kepala Biro Humas BKN Mohammad Ridwan.

Baca Juga: PNS Dilarang Mudik Pakai Mobil Dinas

PNS yang menjalankan masa cuti di luar dari ketentuan yang diatur dalam Keppres, misalnya dengan memperpanjang masa libur tanpa prosedur permintaan cuti sebelumnya, maka dikenakan sanksi hukuman disipilin seperti yang diatur dalam Peraturan Pemerintah Nomor 53Tahun 2010 tentang Disiplin PNS.

Sementara untuk peringatan Hari Pancasila pada tanggal 1 Juni yang waktunya berdekatan dengan masa cuti bersama, BKN mengingatkan PNS tetap diminta melangsungkan upacara. Serta bagi PNS yang sedang menjalani masa cuti bertepatan dengan tanggal itu harus tetap mengikuti pelaksanaan upacara di instansi setempat dengan menyertakan formulir bukti yang diatur oleh Pejabat Pembina Kepegawaian instansi masing-masing.

(rhs)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini