PNS Bolos Kerja Pasca-Lebaran, Tunjangan Kinerja Dipotong 2%

Feby Novalius, Jurnalis · Minggu 09 Juni 2019 10:12 WIB
https: img.okezone.com content 2019 06 09 320 2064641 pns-bolos-kerja-pasca-lebaran-tunjangan-kinerja-dipotong-2-ljT2DJXB4q.jpg Foto: Pegawai Negeri Sipil (Setkab)

JAKARTA - Berdasarkan Keppres Nomor 13 Tahun 2019 tentang Cuti Bersama Pegawai Negeri Sipil (PNS) Tahun 2019, maka secara keseluruhan libur Lebaran yang didapatkan PNS yakni mulai tanggal 1 Juni 2019, usai upacara Pancasila hingga 9 Juni 2019.

Terdiri dari tanggal 1, 2, 8, 9 Juni 2019 yang merupakan hari libur akhir pekan, lalu 3,4,7 Juni 2019 yang merupakan cuti bersama, serta 5 dan 6 Juni 2019 yang merupakan hari libur nasional karena perayaan Idul Fitri. Dengan demikian, pada tanggal 10 Juni 2019 PNS wajib kembali bekerja pasca libur Lebaran.

Baca Juga: Hari Terakhir Libur Lebaran, PNS Wajib Masuk Besok!

Menurut Kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN) Bima Haria Wibisana, bagi PNS yang membolos kerja sudah pasti dikenakan sanksi. Hukumannya berupa pemotongan Tunjangan Kinerja (Tukin) sebesar 2%.

"Mereka sudah masuk seperti biasa sudah hari kerja biasa. Akan berlaku tata cara berkerja hari-hari biasa. Kalau enggak masuk ya mungkin akan ada teguran atau potongan tunjangan kinerja. Bisa 2%," ujarnya, beberapa waktu lalu, Minggu (9/6/2019).

Baca Juga: Pemerintah Butuh 254.173 Pegawai di 2019, 100.000 Formasi untuk CPNS 2019

Kata Bima, sanksi ini sama seperti ketika PNS bolos saat upacara hari lahir Pancasila. Artinya bagi PNS yang pada hari pertama masuk kerja bolos dan ketika juga bolos saat upacara hari Pancasila potongannya di akumulasikan sebesar 4%.

"Bisa (dipotong) 2%, terus 2% lagi jadi 4%," ucapnya

Kendati demikian, lanjutnya, besaran potongan tunjangan tidaklah sama bagi masing-masing Kementerian dan Lembaga. Sebab, pemotongan tergantung kepada kebijakan dari masing-masing pimpinan instansinya.

(fbn)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini