nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Bolos Hari Pertama Kerja, Ratusan PNS Disanksi

Koran SINDO, Jurnalis · Rabu 12 Juni 2019 14:11 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2019 06 12 320 2065647 bolos-hari-pertama-kerja-ratusan-pns-disanksi-Mkqyojcja5.jpg Ilustrasi: (Foto: Okezone)

SERANG - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten meminta keterangan 219 pegawai negeri sipil (PNS) yang tidak hadir dalam apel gabungan sekaligus halalbihalal di Lantai 3 Kantor Inspektorat, KP3B, Curug, Kota Serang, kemarin.

”Karena belum tentu yang tidak hadir ini memang tidak hadir, bisa jadi dia hadir, tapi tidak absen, atau absen di kantor yang akhirnya tidak terekam,” ungkap Kepala BKD Provinsi Banten Komarudin di sela proses klarifikasi.

Upaya ini sebagai bentuk keseriusan Gubernur Banten Wahidin Halim dalam menegakkan kedisiplinan pegawai Pemprov Banten sebagai bentuk tanggung jawab kepada masyarakat.

Komarudin mengatakan, pemberian sanksi akan diakumulasikan dengan tindakan indisipliner lain. Hal ini diharapkan dapat menumbuhkan kesadaran pegawai yang belum disiplin akan tanggung jawabnya sebagai aparat sipil negara dengan menaati aturan yang ada.

Baca Juga: Jokowi Nilai Kinerja PNS dalam Angka, Sangat Baik 120

Kepala Inspektorat Provinsi Banten Kusmayadi menjelaskan, sanksi akan disesuaikan dengan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 53 Tahun 2010 tentang Disiplin ASN.

Sementara itu, Kepala BKD Provinsi Banten Komarudin menjelaskan, berdasarkan hasil perhitungan absensi online, tercatat dari 3.660 wajib apel, sebanyak 219 pegawai tidak masuk tanpa berita (TMTB), 90 orang dinas luar, 39 orang cuti dengan urusan mendesak, dalam pendidikan 9 orang, 3 orang dalam diklat, dan 1 orang dilaporkan sakit.

”Yang tanpa keterangan ini kita identifikasi dan akan kita panggil untuk dimintai keterangan bersama-sama dengan Inspektorat. Sanksinya disesuaikan dengan beratnya pelanggaran karena nanti diakumulasi dengan ketidakhadiran pada apel-apel sebelumnya,” ucap Komarudin.

Sementara itu, Kepala Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) Kota Tangsel Apendi mengatakan, sebanyak 105 ASN Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Tangsel) mendapatkan sanksi teguran karena membolos pada hari pertama kerja.

Baca Juga: PNS Bolos Berdampak pada Penilaian Kinerja Instansi

”Sesuai dengan Pasal 3 pada angka 17. Kita akan cek terus 105 ASN ini,” katanya. Apendi menyebut, total ASN nonguru di Pemkot Tangsel sebanyak 2.136 orang. Dari jumlah itu, yang tampak mengikuti apel hari pertama 1.866 orang.

”Dari jumlah itu, terdapat 270 ASN yang tidak mengikuti apel. Dengan rincian, cuti 119 pegawai, sakit sebanyak 23 pegawai, dinas luar 3 pegawai, dan menempuh pendidikan 20 pegawai,” tambahnya.

Wakil Wali Kota Tangsel Benyamin Davnie mengatakan, pada hari pertama masuk kerja, ada sebanyak 441 ASN yang tidak masuk. Pemberian sanksi terhadap ASN yang tidak masuk tanpa keterangan akan disesuaikan dengan aturan yang berlaku.

Mulai dari teguran tertulis hingga sanksi pengurangan tunjangan penghasilan pegawai (TPP).”Sanksinya pasti ada karena libur sudah diberikan dari 3 Juni lalu,” ucapnya.

(Teguh Mahardika/Hasan Kurniawan)

(kmj)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini