nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Perkuat Modal, PNM Rilis Sukuk Mudharabah Rp300 Miliar

Selasa 18 Juni 2019 12:59 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2019 06 18 278 2067772 perkuat-modal-pnm-rilis-sukuk-mudharabah-rp300-miliar-hhXW1f8HyX.jpg Ilustrasi: Shutterstock

JAKARTA – Perkuat modal dalam mendanai ekspansi bisnis, PT Permodalan Nasional Madani (Persero) (PNM) mendaftarkan penawaran terbatas untuk sukuk mudharabah melalui penitipan kolektif di Kustodian Sentra Efek Indonesia (KSEI).

Dilansir dari Harian Neraca, Selasa (18/6/2019), instrumen ini dinamai Sukuk Mudharabah III PT Permodalan Nasional Madani (Persero) Tahun 2019 Tahap I. Sukuk ini memiliki jumlah pokok penerbitan sebesar Rp300 miliar dengan tawaran bagi hasil secara floating. Waktu pelaksanaan distribusi secara elektronik untuk sukuk tersebut berlangsung pada Selasa (18/6).

Baca Juga: PNM Targetkan Pembiayaan Rp15,1 Triliun

Sementara pembayaran bagi hasil pertama akan dilaksanakan pada 18 September 2019, sedangkan pembayaran selanjutnya dilakukan tiap tiga bulan sekali. Sukuk ini bertenor 5 tahun dan akan memasuki waktu jatuh tempo pada 18 Juni 2024 mendatang. Dalam menerbitkan instrumen ini, PT Permodalan Nasional Madani menggaet PT Bank Syariah Mandiri sebagai agen pemantau.

Tahun ini, PNM menargetkan penyaluran pembiayaan mencapai Rp15,3 triliun. Angka itu naik sekitar 7% dari capaian 2018 yang sebesar Rp14,3 triliun. Target penyaluran pembiayaan itu masih berasal dari dua program unggulannya, yaitu PNM Unit Layanan Modal Mikro (ULaMM) dan PNM Membina Ekonomi Keluarga Sejahtera (Mekaar).

Baca Juga: Cara Pemerintah Tingkatkan Kesejahteraan Emak-Emak dan Keluarganya

Untuk target nasabah pada 2019, Direktur Utama PNM Arief Mulyadi pernah bilang, perusahaannya menargetkan total nasabahnya bisa mencapai 4,37 juta. Hingga akhir tahun lalu, PNM mencatatkan total nasabahnya sebanyak 4,05 juta.

Arief mengatakan, kenaikan jumlah nasabah pada tahun ini tidak terlalu ekspansif seperti pada 2018. Penyebabnya, PNM ingin fokus pada peningkatan kapasitas dan kualitas nasabah yang sudah ada. Dijelaskannya, peningkatan kapasitas dan kualitas ini diimplementasikan melalui Program Pengembangan Kapasitas Usaha (PKU) yang berbentuk pelatihan dan pendampingan. Contohnya adalah dengan membantu nasabah memperluas jaringan pemasaran dengan memanfaatkan saluran digital.

(kmj)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini