nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Kesadaran UMKM Akan Asuransi Masih Rendah

Giri Hartomo, Jurnalis · Rabu 19 Juni 2019 13:15 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2019 06 19 320 2068243 kesadaran-umkm-akan-asuransi-masih-rendah-e3lzrCjGLk.jpg Ilustrasi: Foto Okezone

JAKARTA - Tingkat ketahuan dan pemahaman Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) terhadap asuransi sangat minim. Makanya, tidak heran UMKM belum seluruhnya tercover asuransi.

Ketua Asosiasi UMKM Indonesia Muhammad Ikhsan Ingratubun mengatakan, pelaku UMKM selama ini masih sangat sedikit sekali yang masih sadar akan asuransi.

“Tambahan kemudahan dari UU 2008 tentang UMKM memudahkan pelatihan akses kemudahan keuangan,” katanya di Agro Plaza, Jakarta, Rabu (19/6/2019).

 Baca Juga: Presiden Jokowi Diminta Bebaskan Pajak UMKM

Berdasarkan data Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah pada tahun 2017 saja sudah ada sekitar 62,92 juta unit usaha UMKM di Indonesia. Angka ini mengalami pertumbuhan terus apalagi pemerintah terus mendorong sektor UMKM ini.

Adapun kontribusinya terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) mencapai Rp7.704 triliun pada tahun 2017. Sedangkan jumlah tenaga kerja yang terserap mencapai 116 juta jiwa.

Menurut Presiden Direktur Prudential Indonesia Jens Reisch, UMKM perlu dilindungi mengingat UMKM memiliki kontribusi besar terhadap perekonomian Indonesia.

“Kita sudah banyak luncurkan produk tapi hari ini berbeda unik biasanya kami fokus kepada keluarga, ritel tapi sekarang adalah pertama kali untuk UMKM,” ujarnya

 Baca Juga: Premi Asuransi Diprediksi Tumbuh Double Digit

Melihat potensi besar ini, Prudential Indonesia) menyasar asuransi UMKM yang diberi nama PRUworks. PRUWorks merupakan produk terbaru yang menyasar pasar UMKM.

Oleh karena itu Jens menyebut jika sektor UMKM ini harus diberikan fasilitas asuransi. Sehingga pelaku UMKM tidak perlu lagi memikirkan biaya biaya kesehatan.

“Kami pelajari marketnya untuk membantu juga. Kami berharap tidak hanya perusahaan besar saja. Ada 60 juta lebih pelaku UMKM. Ini backbone untuk ekonomi negara,” katanya.

(dni)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini