nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Gelar Centibillionaires, Hanya 3 Orang di Dunia Miliki Kekayaan Lebih Rp1.420 Triliun

Koran SINDO, Jurnalis · Kamis 20 Juni 2019 09:32 WIB
https: img.okeinfo.net content 2019 06 20 320 2068600 gelar-centibillionaires-hanya-3-orang-di-dunia-miliki-kekayaan-lebih-rp1-420-triliun-siO1aqENoV.jpg Ilustrasi: Foto Koran Sindo

PARIS - Takhta orang terkaya dunia mulai berubah dengan masuknya nama baru. Adalah miliarder asal Prancis, Bernard Arnault, kini memiliki kekayaan USD100 miliar (Rp1.427 triliun).

Dengan kekayaannya tersebut dia langsung “bergabung” dengan jajaran miliarder elite yang memiliki kekayaan di atas USD100 miliar, yakni pendiri Amazon.com Jeff Bezos dan pemilik Microsoft Bill Gates.

Arnault, chairman LVMH, masuk dalam jajaran centibillionaires ketika sahamnya naik 2,9% menjadi 368,80 euro. Hal itu menjadikan kekayannya naik USD32 miliar (Rp456 triliun) pada tahun ini dalam daftar Bloomberg Billionaires Index.

 Baca Juga: Ini Miliarder Terkaya yang Sukses Lahirkan Mobil Nasional Vietnam

Miliarder asal Prancis itu kini memiliki kekayaan USD100,4 miliar atau lebih dari 3% ekonomi Prancis. Fenomena ini sekaligus menunjukkan bagaimana kesenjangan kekayaan di Prancis sangat lebar. Saham perusahaan tersebut naik 43% tahun ini menjadi perusahaan yang memiliki performa terbaik da lam CAC 40 Index di Prancis.

Dia menguasai separuh dari saham LVMH melalui perusahaan holding keluarga dan juga memiliki 97% saham Christian Dior, rumah fashion yang didirikan tiga tahun sebelum kelahirannya pada 1949. Di tengah perang dagang antara Amerika Serikat (AS) dan China, pembeli tas Louis Vuitton dan konyak Hennessy, yang memperkuat brand LVMH—pemilik Dom Perignon Champagne dan jam tangan Tag Heuer justru semakin meningkat.

Sebagaimana dilansir Reuters, LVMH masih percaya diri pada 2019 penjualan barang mewah akan terus naik di tengah ke khawatiran pasar China yang melemah.

 Baca Juga: Harta Bertambah Rp116 Triliun, Bos Louis Vuitton Jadi Pengusaha Terkaya ke-4 Dunia

Memang ada kekhawatiran dari investor bahwa para pembelanja China sebagai pasar utama LVMH akan mengalami penurunan. Tapi hingga per tengahan tahun ini, kekhawatiran tersebut tidak terbukti. Permin taan produk mewah di China justru meningkat.

"Kita sangat percaya diri pada 2019 di mana kita akan memiliki awalan yang baik. Tapi kita tidak sepenuhnya mengontrol lingkungan global,” ujar Bernard Arnault pada awal 2019 seperti dilansir Reuters.

Arnault mengungkap penjualan Louis Vuitton mencapai 10 miliar euro pada 2018. Louis Vuitton pun menjadi brand terbesar di dunia di samping Chanel dan Gucci milik Kering. LVMH meraih pendapatan USD15,64 miliar pada periode Oktober hingga Desember 2018.

Pertumbuhan penjualannya naik 9%. Fokus pada Asia, terutama China, memang menjadi strategi utama yang dimainkan LVMH. Apalagi brand barang mewah lainnya juga dilaporkan merebut pasar China seperti Burberry dari Inggris.

Meski demikian Arnault dikritik banyak pihak karena tidak mau berkomitmen menyerahkan sebagian hartanya seperti yang dilakukan Bill Gates melalui Bill & Melinda Gates Foundation yang menyumbang lebih dari USD35 miliar. Sumbangan yang dikeluarkan Arnault lebih bersifat insidental dan mencari sensasi.

Arnault, 70, dan keluarganya merupakan salah satu taipan yang berjanji menyumbang lebih dari USD650 juta untuk rekonstruksi Katedral Notre Dame pada April lalu yang terbakar. Dia juga memiliki aktivitas filantropi dengan mendukung Louis Vuitton Foundation for Creation yang didirikan pada 2006 dengan investasi USD140 juta.

Yayasan tersebut didirikan untuk memperkuat berbagai inisiatif dan mendukung seni dan budaya kontemporer. Mereka kerap menggelar pameran seni dan budaya kontemporer di museum seni di Prancis.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini