"Semua yang hadiri di sini itu bisa tampil gagah-gagah dan pintar-pintar, termasuk saya. Kita bisa ‘urip’ (hidup) bisa pintar itu karena dari makan. Siapa yang memproduksi pangan, ya, pak tani. Tapi para petani kita sendiri itu malah tidak gagah-gagah seperti kita. Itu yang bikin saya miris sekali," ujar Buwas.
Kondisi seperti inilah yang membuat dirinya tak mau main-main bila sudah menyangkut para petani. Termasuk bila dirinya di marahi para petani, Buwas pun mengaku memilih tidak berbalik memarahi petani.

"He pak Buwas, sampeyan itu Ojo galak-galak. Sampeyan itu bisa Urip karena petani. Makannya semua pejabat di sini itu mulai sekarang harus berpikir terbalik," terang Buwas.
Sikap berpihak pada para petani pun ditunjukan Buwas di hadapan Menteri. Menurut Buwas, seharusnya hari ini dirinya diundang rapat dadakan oleh Menteri.