Harga di Atas USD1.400/Ounce, Emas Bangkit dari Keterpurukan

Rabu 03 Juli 2019 08:23 WIB
https: img.okezone.com content 2019 07 03 320 2073956 harga-di-atas-usd1-400-ounce-emas-bangkit-dari-keterpurukan-hBqi1yzRsk.jpg Foto: Reuters

CHICAGO - Emas berjangka di divisi COMEX New York Mercantile Exchange melonjak kembali di atas level USD1.400 per ounce pada akhir perdagangan Selasa (Rabu pagi WIB), setelah terjun lebih dari 1% di sesi perdagangan sebelumnya.

Kontrak emas paling aktif untuk pengiriman Agustus, meningkat USD18,7 atau USD1,35 menjadi menetap di USD1.408 per ounce. Demikian seperti dikutip Antaranews, Jakarta, Rabu (3/7/2019).

China dan Amerika Serikat sepakat untuk memulai kembali perundingan ekonomi dan perdagangan, tetapi ancaman Washington untuk mengenakan tarif hukuman pada barang-barang Eropa di tengah perselisihan mereka mengenai subsidi pesawat masih mendukung permintaan safe haven, kata analis pasar.

 Baca Juga: Harga Emas Antam Turun Goceng, Kini Dijual Rp694.000/Gram

Ketegangan antara Amerika Serikat dan Iran, serta kekhawatiran tentang perlambatan pertumbuhan dunia masih ada, menawarkan dukungan tambahan untuk emas berjangka.

Sementara itu, indeks dolar AS, ukuran greenback terhadap sekeranjang mata uang utama lainnya, turun 0,16% menjadi 96,69 tak lama sebelum penyelesaian perdagangan emas berjangka.

Ketika dolar AS melemah, itu akan membuat emas yang dihargai dalam dolar AS lebih murah bagi investor yang memegang mata uang lainnya.

 Baca Juga: Permintaan Turun, Harga Emas Anjlok 1%

Pembelian ketika harga jatuh juga memainkan peran dalam memantulnya kembali emas berjangka, setelah emas jatuh 1,73%.

Sedangkan untuk logam mulia lainnya, perak untuk pengiriman September naik 4,5 sen atau 0,3% menjadi ditutup pada USD15,238 per ounce. Platinum untuk pengiriman Oktober turun USD3,70 atau 0,44% menjadi USD833,50 per ounce.

(dni)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini