Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Anggur Langka Ini Dilelang Rp155 Juta, Minat?

Koran SINDO , Jurnalis-Kamis, 11 Juli 2019 |10:07 WIB
Anggur Langka Ini Dilelang Rp155 Juta, Minat?
Anggur langka (Amazon)
A
A
A

TOKYO – Manajer hotel di Jepang, Takashi Hosokawa, membeli anggur Ruby Romawi seharga 1,2 juta yen (Rp155,7 juta) dalam lelang di Kanazawa, Jepang, Selasa 9 Juli 2019 waktu setempat.

Anggur merah tua berjumlah 24 biji itu terkenal di Jepang untuk kadar gulanya yang tinggi dan tingkat keasamannya yang rendah. “Kami menawarkan 1,2 juta yen untuk menandai 12 tahun sejak anggur ini dipasar kan di Jepang dan untuk merayakan pelelangan pertama era Reiwa atau era Kaisar Naruhito,” kata Hosokawa, dikutip CNN.

 Baca juga: Mangkuk Antik Milik Kaisar Kangxi Terjual Rp418 Miliar

Dia menambahkan, “Kami ingin mengungkapkan kegembiraan yang kami rasakan kepada para pelanggan setia kami di Ishikawa.” Anggur Ruby Romawi pertama kali ditanam dan dipasarkan di Jepang pada 2008.

 Anggur Romawi

Sejak saat itu, popularitasnya meroket. Harga anggur eksklusif itu sangat mahal karena pasokannya terbatas. Tahun ini, jumlah anggur Ruby Romawi yang akan dipasarkan di Jepang diperkirakan mencapai 26.000 biji.

 Baca juga: Koleksi Barang Langka Paling Mahal di Dunia

Anggur manis dan berkulit mulus itu termasuk barang mewah. Karena itu, anggur Ruby Romawi sering dijadikan kado atau hadiah prestisius untuk tujuan promosi bisnis.

“Buah mahal ini sering menjadi simbol betapas pesialnya orang yang kita sayangi,” kata Dekan Fakultas Ekologi Manusia Universitas Wisconsin-Madison, Soyeon Shim.

 Baca juga: Wih! Vas Bunga Asal China Ini Dibeli Rp83 Miliar

Sejumlah petani di Jepang mengatakan, penanaman anggur Ruby Romawi tidaklah mudah. Mereka memerlukan teknik tertentu. Tingkat kesulitannya sama seperti menanam se mangka ber bentuk persegi, hati, dan segi tiga atau stroberi berwarna putih.

Halaman:
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement