Menolak Dipecat Trump, Ini Sosok Jerome Powell sang Gubernur The Fed

Fakhri Rezy, Jurnalis · Senin 15 Juli 2019 19:10 WIB
https: img.okezone.com content 2019 07 15 20 2079185 menolak-dipecat-trump-ini-sosok-jerome-powell-sang-gubernur-the-fed-XGfc1OfKSn.jpg Jerome Powell dan Donald Trump (Reuters)

Pengaruh Pasar

Keputusan kebijakan moneter Powell di The Fed telah menjadi pendorong fluktuasi pasar saham terbesar selama 18 bulan terakhir. Ekuitas telah mengambil isyarat dari Fed selama waktu itu, baik atau buruk.

Contohnya koreksi pasar saham Februari 2018. Sementara keributan besar terjadi mengenai runtuhnya perdagangan volatilitas yang tidak berkelanjutan.

 Baca juga: Fakta Menarik The Fed 'Lawan' Perintah Donald Trump

Ekonomi AS menambahkan pekerjaan jauh lebih banyak dari yang diharapkan, dan upah naik pada laju tercepat mereka dalam satu dekade. Itu memicu spekulasi bahwa The Fed akan menaikkan suku bunga pada kecepatan yang lebih cepat daripada yang ditunjukkan sebelumnya, sebuah dinamika yang akan membuat obligasi lebih menarik dibandingkan dengan saham.

Tapi Powell juga bisa menjadi sekutu pasar. Pada akhir November, ia mengatakan suku bunga "tepat di bawah" tingkat netral, yang membuat Dow Jones Industrial Average melonjak 600 poin, kenaikan terbesar dalam 8 bulan.

Gelombang berbalik sekali lagi pada bulan Desember, ketika Powell menyampaikan pesan yang jauh lebih hawkish dari perkiraan pasar, yang mengirim saham anjlok, hampir menggelincirkan pergerakan pasar murni S&P 500.

Kemudian, pada bulan Januari, ia bergeser kembali ke posisi dovish yang lebih akomodatif, yang mengirim saham melonjak ke rekor baru dan awal terbaik mereka ke rekor tahun.

Posisi

Sementara Powell secara teknis adalah seorang Republikan, ia juga digambarkan sebagai seorang sentris dan seorang pragmatis, menurut The New York Times.

Ketika tiba-tiba Powell dinominasikan, ia terlihat mempertahankan jalur kebijakan moneter saat ini dari pendahulunya, bahkan di saat ekonomi terus tumbuh. Yang tidak diketahui pada saat itu adalah bagaimana Powell akan merespons jika ekonomi mulai melambat.

Selama masa jabatannya di dewan gubernur Fed, Powell sering memilih sejalan dengan Yellen untuk terus meningkatkan suku bunga dan untuk melepaskan aset dari neraca bank sentral yang dibeli setelah Krisis Keuangan 2008.

Di masa lalu, Powell juga menyatakan keprihatinan tentang langkah-langkah yang diambil The Fed setelah resesi untuk memulihkan ekonomi.

(rzy)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini