Share

Menperin: Toyota dan Hyundai Siap Investasi Rp50 Triliun untuk Mobil Listrik

Giri Hartomo, Jurnalis · Kamis 18 Juli 2019 15:59 WIB
https: img.okezone.com content 2019 07 18 320 2080603 menperin-toyota-dan-hyundai-siap-investasi-rp50-triliun-untuk-mobil-listrik-8nZkGcJ5yc.jpeg Pameran GIIAS 2019 (Foto: Giri/Okezone)

TANGERANG - Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto menyebut pelaku industri terhadap mobil listrik sangat tinggi. Bahkan menurutnya sudah ada beberapa pabrikan yang siap berinvestasi besar demi membuat mobil listrik.

Airlangga mengatakan, hingga saat ini sudah ada dua pabrikan besar yang menyatakan niatnya untuk investasi di mobil listrik. Kedua pabrikan tersebut yakni Toyota dan Hyundai yang merupakan pabrikan asa Jepang dan Korea Selatan.

"Saat ini berdasar catatan saya sudah ada dua pabrikan besar yaitu Toyota dan Hyundai yang siap untuk berinvestasi di Indonesia khususnya di sektor kendaraan listrik," ujarnya saat ditemui di ICE BSD, Tangerang, Kamis (18/7/2019).

 Baca Juga: Industri Bisa Tancap Gas jika Aturan Mobil Listrik Jelas

Menurut Airlangga, total nilai investasi yang digelontorkan mencapai Rp50 triliun. Angka tersebut masih bisa bertambah sebab masih ada beberapa investor yang menyatakan minatnya di komponen mobil listrik.

"Tapi ini hanya awal, saya sudah mendapat informasi untuk komponen penunjang seperti baterai juga akan ada investasi baru," ucapnya.

Airlangga menambahkan, saat ini pemerintah tengah memfinalisasi Rancangan Peraturan Presiden tentang Percepatan Program Kendaraan Bermotor Listrik Berbasis Baterai dan Rancangan Peraturan Pemerintah tentang PPnBM Kendaraan Bermotor di mana dalam RPP tersebut besaran tarif PPnBM yang saat ini dihitung berdasarkan kapasitas mesin akan ditambahkan parameter penghitungan baru yaitu konsumsi bahan bakar dan emisi CO2

 Baca Juga: Pengembangan Mobil Listrik Terganjal Aturan

Pada tahun 2025 ditargetkan produksi kendaraan roda empat emisi karbon rendah dan kendaraan listrik mencapai sekitar 20% dari total produksi nasional.

Airlangga pun optimis dalam waktu 5 tahun mendatang, investasi baru di industri automotif mencapai Rp100 triliun.

(dni)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini