Tol Semarang-Demak Ditarget Selesai 2 Tahun

Giri Hartomo, Jurnalis · Jum'at 19 Juli 2019 11:36 WIB
https: img.okezone.com content 2019 07 19 320 2080923 tol-semarang-demak-ditarget-selesai-2-tahun-rxu5BcLQzh.jpg Foto: Dok. Jasa Marga

JAKARTA - Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) memberikan waktu dua bulan kepada konsorsium PT Pembangunan Perumahan (Persero) Tbk (PTPP), PT Wijaya Karya (Persero) Tbk (WIKA), dan PT Misi Mulia Metrical untuk membentuk Badan Usaha Jalan Tol (BUJT). Ketiga perusahaan itu sudah ditetapkan sebagai pemenang lelang Tol Semarang-Demak.

Kepala Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) Danang Parikesit mengatakan berdasarkan Surat penetapan pemenang Nomor PB.02.01-Mn/1347 pun telah diterbitkan sejak 17 Juli 2019 konsorsium diberi waktu dua bulan untuk membentuk badan usaha sejak tanggal ditetapkan. Selain itu, penandatanganan perjanjian pengusahaan jalan tol (PPJT) ditargetkan harus dilaksanakan sebelum tiga bulan ke depan.

 Baca Juga: Sah, PTPP dan Wika Garap Tol Semarang-Demak Senilai Rp15,3 Triliun

Setelah penandatanganan PPJT, barulah pembangunan jalan tol tersebut dimulai. Pembangunan ditargetkan bisa rampung dalam waktu dua tahun dimulai pada tahun ini

"Ada catatan penting terutama tentang timeline dalam pembentukan BUJT yang itu nantinya akan menjalankan penyelenggaraan pengusahaan jalan tol dan ini jadi kick off BUJT yang waktunya itu tidak banyak," ujarnya saat ditemui di Kantor Kementerian PUPR, Jakarta, Jumat (19/7/2019).

 Baca Juga: Tak Ingin Ambruk seperti BORR, Pengerjaan Tol Tanggul Laut Semarang Diminta Hati-Hati

Sementara itu, Kepala Bidang Investasi BPJT Denny Firmansyah mengatakan, konsorsium harus mampu memenuhi tenggat waktu yang ditentukan di dalam surat penetapan, sehingga, bila tidak memenuhi persyaratan tersebut maka mereka dianggap batal.

Adapun total biaya investasi yang dibenamkan untuk menggarap proyek sepanjang 26,99 kilometer ini mencapai Rp15,3 triliun. Dari total panjang tersebut, konsorsium bertugas untuk menggarap konstruksi sepanjang 16,3 kilometer.

"Sebagian sisanya menjadi kewajiban pemerintah sepanjang 10,69 kilometer dengan konsesi selama 35 tahun," ucapnya.

Sementara itu, Direktur Perencanaan dan Pengembangan PT PP (Persero) Tbk, M Aprindy mengatakan, dengan sudah ditetapkanya pemenang proyek tersebut pihaknya akan segera menindaklanjuti isi surat penetapan dengan membentuk BUJT, sehingga penandatangan penandatanganan PPJT bisa segera dilkukan dan pembangunan bisa dimulai.

"Surat ini sudah kami tunggu dan ini merupakan kehormatan bagi kami untuk melaksanakan amanah ini. Sehingga benar-benar nanti dapat memberikan kontribusi positif bagi bangsa, negara, dan korporasi," katanya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini