Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Punya Sejarah Panjang, Bisnis Tertua di Dunia Masih Bertaji

Koran SINDO , Jurnalis-Senin, 29 Juli 2019 |09:27 WIB
Punya Sejarah Panjang, Bisnis Tertua di Dunia Masih Bertaji
Foto: Sotheby's Adalah Perusahaan yang Didirikan 1744 (Koran Sindo)
A
A
A

Didirikan pada 1637, Gekkeikan di Kyoto, Jepang menjadi produsen sake paling terkenal di dunia. Gekkeikan menguasai sekitar 25% pasar sake AS. Rahasia suksesnya adalah lokasi Gekkeikan yang disebut Fushimi. Fushimi merupakan tempat ideal untuk membuat sake karena lingkungan alamnya.

Suhu yang tepat dan air berkualitas dibutuhkan untuk membuat sake. Di Fushimi, dua faktor penting itu terpenuhi. Shirley Plantation di Charles City, Virginia didirikan pada 1638 sebagai perusahaan keluarga tertua di AS.

“Perusahaan ini telah selamat selama pemberontakan warga Indian, Pemberontakan Bacon, Revolusi Amerika, Perang Sipil Amerika, dan Depresi Besar,” ungkap situs perusahaan itu.

Didirikan pada 1653, Royal Delft di Delft, Belanda menjadi perusahaan keramik satu-satunya dengan persetujuan dari Keluarga Kerajaan Belanda. Perusahaan itu membuat berbagai vas, pot, dan mangkuk berwarna biru dan putih yang elegan sebagai bagian dari identitas Belanda. Hudson’s Bay Company di Toronto, Kanada didirikan pada 1670 sebagai perusahaan tertua di Amerika Utara. Perusahaan itu awalnya berbisnis bulu binatang, kemudian meluas ke petroleum dan layanan keuangan.

Kini Hudson menjadi perusahaan ritel. Twinings Tea di London, Inggris didirikan pada 1706 sebagai perusahaan teh yang telah menjadi identitas budaya Inggris. Salah satu produknya, Gunpowder Green Tea, dijual senilai USD260 per 100 gram pada abad 18.

Sotheby’s di London, Inggris didirikan pada 1744 sebagai tempat lelang buku oleh penjual buku Samuel Baker. Berbagai produk yang dilelang perusahaan itu kemudian meluas ke uang koin, karya seni, dan real estate.

(Feby Novalius)

Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement